Nyamar Agar Bisa Dapat Vaksin COVID-19, Jutawan Kanada Terancam Dibui
Minggu, 31 Januari 2021 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
“Saya harus mengatakan saya marah dengan perilaku egois ini. Kami semua sebagai Yukoners sangat marah,” kata Menteri John Streicker.
"Saya merasa terganggu karena orang-orang memilih untuk membahayakan sesama orang Kanada dengan cara ini," imbunya seperti dikutoip dari The Guardian, Minggu (31/1/2021).
Pasangan Bakers didakwa gagal mengisolasi diri selama 14 hari dan gagal bertindak sesuai dengan pernyataan mereka saat tiba di Yukon. Mereka dijadwalkan hadir di pengadilan Whitehorse pada 4 Mei mendatang.
Baca juga: Jutawan Kanada dan Istri Cantiknya Menyamar demi Peroleh Vaksin COVID-19
Streicker mengonfirmasi bahwa Royal Canadian Mounted Police juga menyelidiki tindakan pasangan tersebut.
Sebuah tim vaksin keliling dikirim ke Beaver Creek, karena perawatan kesehatan yang terbatas dan populasi lansia, banyak di antaranya berasal dari White River First Nation.
Baca juga : Arkeolog Israel Temukan Pewarna Ungu Masa Kerajaan Nabi Daud
"Saya merasa terganggu karena orang-orang memilih untuk membahayakan sesama orang Kanada dengan cara ini," imbunya seperti dikutoip dari The Guardian, Minggu (31/1/2021).
Pasangan Bakers didakwa gagal mengisolasi diri selama 14 hari dan gagal bertindak sesuai dengan pernyataan mereka saat tiba di Yukon. Mereka dijadwalkan hadir di pengadilan Whitehorse pada 4 Mei mendatang.
Baca juga: Jutawan Kanada dan Istri Cantiknya Menyamar demi Peroleh Vaksin COVID-19
Streicker mengonfirmasi bahwa Royal Canadian Mounted Police juga menyelidiki tindakan pasangan tersebut.
Sebuah tim vaksin keliling dikirim ke Beaver Creek, karena perawatan kesehatan yang terbatas dan populasi lansia, banyak di antaranya berasal dari White River First Nation.
Baca juga : Arkeolog Israel Temukan Pewarna Ungu Masa Kerajaan Nabi Daud
Lihat Juga :