Otoritas Palestina Sambut Niat AS Buka Lagi Kantor Penghubung PLO

Sabtu, 30 Januari 2021 - 02:02 WIB
loading...
Otoritas Palestina Sambut...
Anggota Komite Eksekutif PLO Azzam Al-Ahmad. Foto/apaimages
A A A
RAMALLAH - Pimpinan Otoritas Palestina (PA) menyambut baik pengumuman Amerika Serikat (AS) yang berharap membuka kembali kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington DC.

"Niat pemerintah AS memulihkan program bantuan kepada Palestina dan untuk membuka misi diplomatik adalah langkah positif," ungkap anggota Komite Eksekutif PLO Azzam Al-Ahmad kepada Anadolu Agency.

Dia menambahkan, “PA melakukan kontak dengan Washington tentang melanjutkan hubungan."

Baca juga: Usulan Hapus Gambar Pedang di Bendera Arab Saudi Dikritik Warganet

"Pimpinan Palestina berkomitmen tidak menerima sponsor eksklusif apapun oleh Amerika untuk setiap negosiasi perdamaian dengan Israel," ujar dia.

Lihat infografis: Israel Berencana Serang Iran, Ini Perbandingan Militer Keduanya

“PA meminta konferensi internasional tentang proses perdamaian antara Palestina dan Israel yang diawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," papar dia.

Lihat video: Bermain Genangan Air, Seorang Bocah Terlindas Roda Mobil

Pada Selasa, Duta Besar AS untuk PBB Richard Mills mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa Presiden Amerika yang baru Joe Biden berencana memulihkan keterlibatan AS yang kredibel dengan Palestina dan juga Israel.

Mills menambahkan, “Bantuan AS akan mencakup mendukung pembangunan ekonomi dan kemanusiaan, bantuan untuk rakyat Palestina dan untuk mengambil langkah-langkah untuk membuka kembali misi diplomatik yang ditutup oleh bekas pemerintahan AS."

Pemerintahan Donald Trump telah menghentikan dukungan AS kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) dan menutup kantor penghubung PLO di Washington.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved