Panglima Militer Israel Umumkan Rencana untuk Menyerang Iran

Rabu, 27 Januari 2021 - 03:24 WIB
loading...
A A A
Komentar Kohavi datang ketika Israel dan Iran berusaha menekan Presiden Joe Biden jelang pengumuman yang diharapkan terkait pendekatannya untuk menangani program nuklir Iran. Di Iran, para pemimpin mengatakan mereka tidak akan menunggu tanpa batas waktu Biden untuk bertindak.

Perjanjian 2015 membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pelonggaran sanksi ekonomi yang melumpuhkan. Israel sangat menentang kesepakatan itu, dengan mengatakan kesepakatan itu tidak termasuk pengamanan yang cukup untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Negara Zionis itu pun menyambut baik penarikan AS dari perjanjian pada 2018 oleh Presiden Trump.

Biden mengatakan dia akan berusaha untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu, dengan beberapa perubahan.

Pejabat Israel, termasuk Kohavi, mengatakan bahwa Iran berada dalam posisi yang jauh lebih lemah dibandingkan tahun 2015 setelah bertahun-tahun mendapat sanksi dari pemerintahan Trump. Mereka mengatakan bahwa kesepakatan baru apa pun harus menghilangkan ketentuan "matahari terbenam" yang menghapus batasan tertentu pada aktivitas nuklir Iran, menangani program rudal jarak jauh Iran dan keterlibatan militer serta dukungannya untuk musuh-musuh Israel di seluruh wilayah.



Ketegangan di sekitar Iran terus meningkat. Selama hari-hari terakhir Trump sebagai presiden, Teheran menyita sebuah kapal tanker minyak Korea Selatan (Korsel) dan mulai memperkaya uranium lebih dekat ke tingkat senjata, sementara AS telah mengirim pembom B-52, kapal induk USS Nimitz, dan kapal selam nuklir ke wilayah tersebut.

Iran juga telah meningkatkan latihan militernya, termasuk menembakkan rudal jelajah sebagai bagian dari latihan angkatan laut di Teluk Oman bulan ini.



Iran memiliki kemampuan rudal hingga 2.000 kilometer, cukup jauh untuk mencapai Israel dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut.

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara Islam dengan...
5 Negara Islam dengan Militer Terkuat di Dunia, Ada Pemilik Hulu Ledak Nuklir hingga Musuh Israel
Inilah 4 Negara NATO...
Inilah 4 Negara NATO yang Pro Israel, Siapa Saja Itu?
Mengapa Banyak Umat...
Mengapa Banyak Umat Islam Tinggal di Israel? Ini Analisisnya
Heboh, Menhan AS Pete...
Heboh, Menhan AS Pete Hegseth Pamer Tato Bertuliskan Kafir
Putin Sebut AS Serius...
Putin Sebut AS Serius Ingin Caplok Greenland, Ini yang Dikhawatirkan Rusia
Houthi Yaman Tembakkan...
Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel dan Kapal Induk Nuklir AS
Era Hubungan Dekat Kanada-AS...
Era Hubungan Dekat Kanada-AS Sudah Berakhir, Seteru 2 Sekutu NATO Memanas
Kemlu RI : Belum Ada...
Kemlu RI : Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
Profil Paetongtarn Shinawatra,...
Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand yang Pernah Jadi Pelayan Restoran
Rekomendasi
Titiek Puspa Tunjukkan...
Titiek Puspa Tunjukkan Respons Positif usai Operasi Pecah Pembuluh Darah
Sistem Talun Khas Indonesia...
Sistem Talun Khas Indonesia Ditampilkan di Amesterdam lewat Kopi
Bluebird Raup Pendapatan...
Bluebird Raup Pendapatan Rp5,04 Triliun di 2024, Ini Pendorongnya
Berita Terkini
4.500 Orang Diamputasi...
4.500 Orang Diamputasi di Gaza, Termasuk 800 Anak-anak dan 540 Wanita
1 jam yang lalu
Gempa 7,7 Skala Richter...
Gempa 7,7 Skala Richter Guncang Myanmar, Ini 3 Fakta tentang Sesar Sagaing
3 jam yang lalu
Korban Gempa Myanmar...
Korban Gempa Myanmar Bertambah, 144 Orang Tewas dan 730 Terluka
5 jam yang lalu
Gedung 30 Lantai Roboh...
Gedung 30 Lantai Roboh Akibat Gempa di Bangkok, Pekerja Ungkap Cerita Mengerikan Lolos dari Maut
6 jam yang lalu
Gempa Besar 7,7 SR,...
Gempa Besar 7,7 SR, Gedung Pencakar Langit di Bangkok Roboh
7 jam yang lalu
Gempa Besar, Listrik...
Gempa Besar, Listrik dan Internet Padam di Myanmar, Situasi Mulai Membaik di Thailand
7 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved