Langgar Perintah Karantina, Pilot AS Dijebloskan ke Penjara
Sabtu, 16 Mei 2020 - 04:55 WIB
loading...
A
A
A
"Istri Yeargan mengalami kesulitan bernapas tetapi dites negatif untuk virus Corona pada bulan Maret," ungkapnya.
Tan mengatakan, Yeargan kehilangan putrinya dalam insiden tragis empat tahun lalu dan ia takut kehilangan istrinya. Yeargan mengatakan kepada pengadilan bahwa dua pilot lainnya telah terbang keluar pada 6 April sesuai jadwal, tetapi dia ditahan di kamarnya. Dia juga mengatakan dia harus menyerahkan tugas untuk menerbangkan misi bantuan kemanusiaan ke negara-negara yang terkena Covid-19 untuk Angkatan Udara AS karena kesalahannya di Singapura.
"Dalam pidatonya di pengadilan, Yeargan mengatakan dia menyesal, dia membuat keputusan yang buruk dan bahwa dia seharusnya tidak keluar," kata Tan.
"Orang Amerika itu juga mengatakan dia sangat menghormati rakyat Singapura dan hukumnya," tambah Tan.
Pengadilan mengatakan dalam putusannya bahwa Yeargan seharusnya meminta seseorang untuk mendapatkan barang-barang untuknya.
Tan mengatakan Yeargan merasa lega karena jaksa penuntut telah menuntut hukuman hingga delapan minggu. Dia mengatakan akan mengajukan remisi untuk perilaku yang baik, yang bisa membuat warga AS itu dibebaskan dalam tiga minggu.
Tan mengatakan, Yeargan kehilangan putrinya dalam insiden tragis empat tahun lalu dan ia takut kehilangan istrinya. Yeargan mengatakan kepada pengadilan bahwa dua pilot lainnya telah terbang keluar pada 6 April sesuai jadwal, tetapi dia ditahan di kamarnya. Dia juga mengatakan dia harus menyerahkan tugas untuk menerbangkan misi bantuan kemanusiaan ke negara-negara yang terkena Covid-19 untuk Angkatan Udara AS karena kesalahannya di Singapura.
"Dalam pidatonya di pengadilan, Yeargan mengatakan dia menyesal, dia membuat keputusan yang buruk dan bahwa dia seharusnya tidak keluar," kata Tan.
"Orang Amerika itu juga mengatakan dia sangat menghormati rakyat Singapura dan hukumnya," tambah Tan.
Pengadilan mengatakan dalam putusannya bahwa Yeargan seharusnya meminta seseorang untuk mendapatkan barang-barang untuknya.
Tan mengatakan Yeargan merasa lega karena jaksa penuntut telah menuntut hukuman hingga delapan minggu. Dia mengatakan akan mengajukan remisi untuk perilaku yang baik, yang bisa membuat warga AS itu dibebaskan dalam tiga minggu.
Lihat Juga :