AS Akan Kerahkan Sistem Rudal Iron Dome Israel ke Teluk

Senin, 25 Januari 2021 - 07:29 WIB
loading...
A A A
Setelah serangan terhadap kilang minyak dan fasilitas perusahaan minyak nasional Saudi Aramco di Arab Saudi pada September 2019, yang dikaitkan dengan Iran, Arab Saudi dan negara-negara lain mengajukan permintaan mereka untuk membeli baterai Iron Dome guna mempertahankan diri dari ancaman Iran.

Tetapi pejabat Israel menyangkal bahwa menyediakan sistem Iron Dome adalah bagian dari perjanjian normalisasi dengan negara-negara Teluk, karena pembelian baterai Iron Dome oleh Amerika Serikat telah ditandatangani pada 2019, jauh sebelum Perjanjian Abraham.

Baca juga: Perjanjian PBB Larang Senjata Nuklir Berlaku, Israel Tolak Tanda Tangan

Dua baterai pertama yang dikirim ke Amerika Serikat dikembangkan di Israel oleh Rafael dan mitra lainnya. Namun dalam beberapa bulan, Rafael diperkirakan akan membuka jalur produksi bersama dengan kontraktor pertahanan AS Raytheon, salah satu perusahaan pertahanan terbesar di dunia, untuk rudal pencegat versi Amerika. Ini akan memungkinkan Rafael dan Raytheon memasok versi Amerika ke Angkatan Darat AS dan mengekspor ke negara-negara lain di Eropa, Teluk, dan Asia Timur.

Kementerian Pertahanan dan industri militer telah meminta badan pengawas untuk melonggarkan pembatasan ekspor pada sistem senjata Israel, termasuk Iron Dome. Industri pertahanan berpikir adalah mungkin untuk membuat versi ekspor dan menjualnya ke sejumlah negara yang sejauh ini telah dihindari Israel untuk menjual sistem senjata canggih.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved