AS Akan Kerahkan Sistem Rudal Iron Dome Israel ke Teluk
Senin, 25 Januari 2021 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
"Saya yakin bahwa sistem tersebut akan membantu Angkatan Darat AS mempertahankan tentara Amerika dari ancaman (rudal) balistik dan udara," kata Menteri Pertahanan Benny Gantz pada upacara pengiriman baterai kedua.
Baca juga: Daftar Militer Terkuat Dunia 2021: Indonesia Ungguli Israel dan Saudi
Karena kepekaan masalah bagi Amerika, para pejabat Israel menolak untuk mengungkapkan di negara mana sistem rudal Iron Dome akan ditempatkan. Tetapi, menurut laporanHaaretz, Minggu (24/1/2021), di balik pintu tertutup, Israel memberikan persetujuan diam-diamnya kepada Amerika untuk menempatkan baterai itu untuk mempertahankan pasukannya dari serangan oleh Iran dan proksinya.
Selain negara-negara Teluk, kata para pejabat Israel, penempatan itu juga diharapkan terjadi di negara-negara Eropa Timur, karena takut Rusia dapat membahayakan pasukan Amerika, atau infrastruktur strategis di negara-negara tersebut.
Baca juga: Kepala Mossad Israel Bertemu Biden, Bahas Kesepakatan Nuklir Iran
Pada September 2018, sebuah surat kabar Arab Saudi melaporkan bahwa Riyadh telah menandatangani perjanjian untuk membeli baterai Iron Dome dari Israel dengan pihak Amerika bertindak sebagai mediator. Namun, Kementerian Pertahanan Israel segera menyangkal laporan bahwa kesepakatan semacam itu telah ditandatangani—tetapi tidak menyangkal bahwa Saudi memang telah meminta untuk membeli sistem tersebut.
Baca juga: Daftar Militer Terkuat Dunia 2021: Indonesia Ungguli Israel dan Saudi
Karena kepekaan masalah bagi Amerika, para pejabat Israel menolak untuk mengungkapkan di negara mana sistem rudal Iron Dome akan ditempatkan. Tetapi, menurut laporanHaaretz, Minggu (24/1/2021), di balik pintu tertutup, Israel memberikan persetujuan diam-diamnya kepada Amerika untuk menempatkan baterai itu untuk mempertahankan pasukannya dari serangan oleh Iran dan proksinya.
Selain negara-negara Teluk, kata para pejabat Israel, penempatan itu juga diharapkan terjadi di negara-negara Eropa Timur, karena takut Rusia dapat membahayakan pasukan Amerika, atau infrastruktur strategis di negara-negara tersebut.
Baca juga: Kepala Mossad Israel Bertemu Biden, Bahas Kesepakatan Nuklir Iran
Pada September 2018, sebuah surat kabar Arab Saudi melaporkan bahwa Riyadh telah menandatangani perjanjian untuk membeli baterai Iron Dome dari Israel dengan pihak Amerika bertindak sebagai mediator. Namun, Kementerian Pertahanan Israel segera menyangkal laporan bahwa kesepakatan semacam itu telah ditandatangani—tetapi tidak menyangkal bahwa Saudi memang telah meminta untuk membeli sistem tersebut.
Lihat Juga :