Eks Diplomat Amerika: AS Curi Minyak Suriah, Diduga Dikirim ke Israel
Senin, 25 Januari 2021 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat itu, Menteri Pertahanan Mark Esper mengonfirmasi bahwa pasukan AS akan tetap berada di provinsi Deir ez-Zor di Suriah timur untuk mengamankan ladang minyak dari serangan ISIS.
Namun, tersirat juga bahwa Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pasukan mayoritas Kurdi yang berperang dengan AS melawan ISIS, akan terus mendapatkan keuntungan dari minyak yang diproduksi di daerah tersebut.
"SDF telah mengoperasikan ladang minyak ini untuk beberapa waktu dan memiliki pengaturan sendiri dengan berbagai aktor tentang siapa yang akan dijual dan semacamnya, dan kami belum terlalu terlibat di dalamnya," kata pejabat itu seperti dikutip oleh ABC News.
Duta Besar Suriah untuk PBB, Bashar al-Jaafari, juga berbicara tentang praktik Amerika tersebut dalam forum Dewan Keamanan PBB pada Agustus 2020.
"Pasukan pendudukan AS, dalam pandangan penuh PBB dan komunitas internasional, mengambil langkah baru untuk menjarah sumber daya alam Suriah, termasuk minyak dan gas Suriah, melalui Delta Crescent Energy," katanya.
"AS merampas pendapatan dasar negara Suriah dan rakyat Suriah yang diperlukan untuk meningkatkan situasi kemanusiaan, menyediakan kebutuhan mata pencaharian dan rekonstruksi," imbuh dia.
Namun, tersirat juga bahwa Pasukan Demokratik Suriah (SDF), pasukan mayoritas Kurdi yang berperang dengan AS melawan ISIS, akan terus mendapatkan keuntungan dari minyak yang diproduksi di daerah tersebut.
"SDF telah mengoperasikan ladang minyak ini untuk beberapa waktu dan memiliki pengaturan sendiri dengan berbagai aktor tentang siapa yang akan dijual dan semacamnya, dan kami belum terlalu terlibat di dalamnya," kata pejabat itu seperti dikutip oleh ABC News.
Duta Besar Suriah untuk PBB, Bashar al-Jaafari, juga berbicara tentang praktik Amerika tersebut dalam forum Dewan Keamanan PBB pada Agustus 2020.
"Pasukan pendudukan AS, dalam pandangan penuh PBB dan komunitas internasional, mengambil langkah baru untuk menjarah sumber daya alam Suriah, termasuk minyak dan gas Suriah, melalui Delta Crescent Energy," katanya.
"AS merampas pendapatan dasar negara Suriah dan rakyat Suriah yang diperlukan untuk meningkatkan situasi kemanusiaan, menyediakan kebutuhan mata pencaharian dan rekonstruksi," imbuh dia.
(min)
Lihat Juga :