AS Baru Mendakwa Hambali Cs setelah Dipenjara Hampir 18 Tahun

loading...
AS Baru Mendakwa Hambali Cs setelah Dipenjara Hampir 18 Tahun
Riduan Isamuddin alias Hambali, warga negara Indonesia tersangka bom Bali dan bom Jakarta, didakwa pengadilan AS. Foto/The Star
WASHINGTON - Setelah hampir 18 tahun dipenjara, tiga pria yang diduga terlibat dalam pemboman di Bali pada 2002 dan Jakarta 2003 menghadapi dakwaan resmi di pengadilan Amerika Serikat (AS). Mereka adalah warga negara Indonesia (WNI), Riduan Isamuddin alias Hambali dan dua warga negara Malaysia.

Menurut pernyataan Pentagon hari ini (22/1/2021), militer AS telah mengajukan dakwaan ke pengadilan militer.

Baca juga: Baru Jabat Presiden AS, Biden Hendak Dimakzulkan atas Tuduhan Korupsi

Langkah Pentagon ini diambil setelah Joe Biden resmi memulai tugasnya sebagai presiden AS.



Hambali dikenal sebagai salah satu pimpinan kelompok Jemaah Islamiyah (JI). Dua warga negara Malaysia yang juga didakwa militer AS adalah Mohammed Nazir Lep dan Mohammed Farik Amin. Keduanya merupakan pengkut Hambali dan telah menerima pelatihan di bawah komando al-Qaeda.

Laporan AFP mengatakan ketiganya menghadapi berbagai dakwaan termasuk konspirasi, pembunuhan dan keterlibatan dalam kelompok teroris.

Sekadar diketahui, Hambali, Nazir dan Farik ditangkap di Thailand. Mereka kemudian ditahan selama lebih dari 14 tahun di Teluk Guantanamo, Kuba.



Baca juga: Ulama Terkemuka Saudi Dipenjara, Putranya Desak Pangeran MBS Membebaskannya
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top