Direktur CIA Gina Haspel Mundur Sehari sebelum Pelantikan Biden

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:39 WIB
loading...
Direktur CIA Gina Haspel...
Direktur CIA Amerika Serikat, Gina Haspel, mengundurkan diri pada Selasa (19/1/2021). Foto/REUTERS/Kevin Lamarque
A A A
WASHINGTON - Direktur CIA (Badan Intelijen Pusat) yang ditunjuk Presiden Donald Trump, Gina Haspel, telah meninggalkan jabatannya setelah 36 tahun bersama badan intelijen itu. Dia mengumumkan mundur pada hari Selasa atau sehari sebelum pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Dalam pernyataan yang di-posting ke Twitter oleh CIA, Haspel mengatakan dia sangat bangga dengan pekerjaan yang dia dan CIA lakukan, meskipun sebagian besar dirahasiakan termasuk menjalankan salah satu penjara "situs hitam" yang terkenal di badan tersebut.

Baca juga: Pejabat Trump: Indonesia dan Israel Hampir Normalisasi, tapi Waktu Habis

"Tenaga kerja CIA berterima kasih kepada Direktur Haspel atas pengabdiannya selama 36 tahun kepada rakyat Amerika. Anda telah memecahkan penghalang dan memberdayakan generasi perwira CIA berikutnya," tulis akun Twitter CIA (@CIA), 19 Januari 2021.

Haspel ditunjuk sebagai direktur CIA pada 2018, menjadi wanita pertama yang memegang peran tersebut. Dia menggantikan Mike Pompeo, yang telah ditunjuk Trump menjadi Menteri Luar Negeri.
Direktur CIA Gina Haspel Mundur Sehari sebelum Pelantikan Biden

Haspel dilaporkan pernah mengancam akan mengundurkan diri bulan lalu ketika Presiden Donald Trump bersiap untuk menunjuk Kash Patel, mantan asisten Anggota Parlemen Devin Nunes, sebagai wakilnya. Rencana tersebut tampaknya dibatalkan pada menit terakhir ketika dia mengetahui hal itu.

Trump dilaporkan semakin tidak mempercayai Haspel, yang telah bekerja sebagai kepala stasiun CIA London di bawah mantan direktur agensi John Brennan.

Haspel dikenal terlibat dalam program penyiksaan tahanan oleh CIA, yang membuat AS berada dalam sorotan dunia.

Baca juga: Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata Seluruh AS Kewalahan Penuhi Permintaan

Di awal kariernya, Haspel mengawasi penjara "situs hitam" CIA di Thailand, yang dikenal sebagai Detention Site Green. Kabel diplomatik yang sejak itu dibuka telah mengungkapkan kebrutalan yang digunakan untuk menginterogasi tersangka di sana, termasuk yang merinci waterboarding mengerikan dari seorang tahanan secara berkala selama 17 hari.

Ketika sebuah laporan yang menuduh Haspel menjalankan situs itu pada saat kejadian tersebut telah dicabut, dia mengambil alih pengelolaan situs tersebut tidak lama kemudian dan dilaporkan memimpin "teknik interogasi yang ditingkatkan" serupa terhadap tahanan lain.

Minggu lalu, Biden menunjuk William Burns—yang menjabat sebagai Deputi Menteri Luar Negeri di bawah pemerintahan Barack Obama—sebagai pengganti Haspel. Meski demikian, penunjukan Burns harus dikonfirmasi oleh Senat untuk secara resmi mengambil posisi tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved