Grup Neo-Nazi Ajak Tentara AS Habisi Para Politisi Washington

Senin, 18 Januari 2021 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Trump tidak melakukannya. Tapi dia memang mengundang Flynn ke Gedung Putih untuk membahas gagasan itu.

Keesokan harinya, 19 Desember, Trump men-tweet; "Protes besar di DC pada 6 Januari. Beradalah di sana, akan menjadi liar."

Protes besar yang berujung pada penyerbuan Gedung Capitol AS itu benar-benar terjadi. Lima orang tewas, termasuk seorang petugas polisi Capitol. Flynn ada di sana sehari sebelum penyerbuan.

"Anda yang merasa lemah malam ini, Anda yang tidak memiliki serat moral dalam tubuh Anda, dapatkan malam ini karena besok, kami orang-orang akan berada di sini, dan kami ingin Anda tahu bahwa kami tidak akan berdusta," kata Flynn kepada orang banyak yang bersorak-sorai.

Persisnya tidak diketahui sejauh mana tugas dan mantan personel militer bermain di Capitol. Tetapi Jaksa AS untuk District of Columbia (DC) ingin mencari tahu.

Pentagon sudah tegas menerbitkan deklarasi kesetiaan kepada konstitusi AS. "Sebagai Anggota Layanan, kita harus mewujudkan nilai-nilai dan cita-cita bangsa," bunyi deklarasi Pentagon.

"Kami mendukung dan membela konstitusi. Setiap tindakan yang mengganggu proses konstitusi tidak hanya bertentangan dengan tradisi, nilai, dan sumpah kita; itu melawan hukum," lanjut deklarasi tersebut, seperti dikutip news.com.au, Senin (18/1/2021).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved