Sinyal Perdamaian dari Biden, Tunjuk Arsitek Perjanjian Nuklir Jadi Wamenlu
Minggu, 17 Januari 2021 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Tim Departemen Luar Negeri akan bekerja di bawah Menteri Luar Negeri Antony Blinken, yang sidang konfirmasinya akan berlangsung pada hari Selasa malam.
Baca juga: Iran Mulai Riset Bahan Bakar Nuklir Berbasis Logam Uranium
Blinken mengatakan bahwa tim Departemen Luar Negeri, dengan wanita dan etnis minoritas di posisi penting, terlihat sangat Amerika.
"Amerika dalam kondisi terbaiknya masih memiliki kapasitas yang lebih besar daripada negara lain mana pun di dunia untuk memobilisasi orang lain guna memenuhi tantangan zaman kita," ucap Blinken.
Optimisme muncul di tengah meningkatnya keraguan tentang kepemimpinan AS di hari-hari terakhir pemerintahan Trump setelah pendukungnya menyerbu gedung Capitol pada 6 Januari lalu untuk mencoba menghentikan sertifikasi seremonial kemenangan Biden.
Di bawah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, pembela setia Trump, Amerika Serikat telah secara agresif menantang Iran dan China. Washington juga dengan kuat mendukung Israel dan bermain-main dengan meningkatkan hubungan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, meski tetap menjatuhkan sanksi pada Moskow.
Baca juga: Iran Mulai Riset Bahan Bakar Nuklir Berbasis Logam Uranium
Blinken mengatakan bahwa tim Departemen Luar Negeri, dengan wanita dan etnis minoritas di posisi penting, terlihat sangat Amerika.
"Amerika dalam kondisi terbaiknya masih memiliki kapasitas yang lebih besar daripada negara lain mana pun di dunia untuk memobilisasi orang lain guna memenuhi tantangan zaman kita," ucap Blinken.
Optimisme muncul di tengah meningkatnya keraguan tentang kepemimpinan AS di hari-hari terakhir pemerintahan Trump setelah pendukungnya menyerbu gedung Capitol pada 6 Januari lalu untuk mencoba menghentikan sertifikasi seremonial kemenangan Biden.
Di bawah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, pembela setia Trump, Amerika Serikat telah secara agresif menantang Iran dan China. Washington juga dengan kuat mendukung Israel dan bermain-main dengan meningkatkan hubungan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, meski tetap menjatuhkan sanksi pada Moskow.
Lihat Juga :