Kematian Warga Norwegia Setelah Disuntik Vaksin Pfizer Jadi Perhatian Australia
Minggu, 17 Januari 2021 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi direktur medis badan tersebut, Steinar Madsen mengatakan, efek samping yang tidak biasa ditimbulkan vaksin. Meskipun tidak berbahaya bagi pasien yang lebih muda dengan masalah kesehatan yang lebih sedikit, efek samping tersebut dapat memperburuk masalah kesehatan yang ada pada orang lanjut usia (lansia).
“Kami tidak takut atau khawatir tentang hal ini, karena kejadian ini sangat jarang dan terjadi pada pasien yang sangat lemah dengan penyakit yang sangat serius,” katanya.
"Kami sekarang meminta dokter untuk melanjutkan vaksinasi, tetapi untuk melakukan evaluasi ekstra terhadap orang yang sangat sakit yang kondisi dasarnya mungkin diperburuk olehnya," imbuhnya.
Dalam sebuah pernyataan kepada BMJ, perusahaan mengatakan Pfizer dan BioNTech mengetahui kematian yang dilaporkan dan telah bekerja sama dengan otoritas kesehatan Norwegia.
Baca juga: WHO Tolak Ide Penerbitan Paspor Vaksin untuk Pelancong Internasional
Pfizer mengatakan negara memiliki prioritas untuk imunisasi bagi penduduk fasilitas perawatan lansia, yang banyak di antaranya memiliki kondisi medis yang mendasarinya.
"Pikiran langsung kami tertuju pada keluarga yang berduka," kata perusahaan itu.
“Kami tidak takut atau khawatir tentang hal ini, karena kejadian ini sangat jarang dan terjadi pada pasien yang sangat lemah dengan penyakit yang sangat serius,” katanya.
"Kami sekarang meminta dokter untuk melanjutkan vaksinasi, tetapi untuk melakukan evaluasi ekstra terhadap orang yang sangat sakit yang kondisi dasarnya mungkin diperburuk olehnya," imbuhnya.
Dalam sebuah pernyataan kepada BMJ, perusahaan mengatakan Pfizer dan BioNTech mengetahui kematian yang dilaporkan dan telah bekerja sama dengan otoritas kesehatan Norwegia.
Baca juga: WHO Tolak Ide Penerbitan Paspor Vaksin untuk Pelancong Internasional
Pfizer mengatakan negara memiliki prioritas untuk imunisasi bagi penduduk fasilitas perawatan lansia, yang banyak di antaranya memiliki kondisi medis yang mendasarinya.
"Pikiran langsung kami tertuju pada keluarga yang berduka," kata perusahaan itu.
(ber)
Lihat Juga :