Perusuh Capitol AS Ternyata Para Terduga Teroris yang Dipantau FBI

Sabtu, 16 Januari 2021 - 04:27 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Mencekam, 50 Ibu Kota Negara Bagian AS Bersiap Hadapi Protes Bersenjata

Ketika bukti berlimpah bahwa kaum anarkis yang menyerbu Capitol dalam apa yang diejek oleh Presiden terpilih Joe Biden sebagai tindakan teroris domestik dengan berani merencanakan serangan online selama berminggu-minggu sebelumnya.

Para perusuh menggunakan situs media sosial arus utama dan platform pro-Trump seperti TheDonald dan Parler untuk merencanakan apa yang disebut rapat umum "Stop the Steal"—mengacu pada klaim tak berdasar Trump bahwa hasil pemilihan presiden (pilpres) 3 November telah dicuri darinya melalui penipuan pemilu yang meluas—dengan banyak yang secara terbuka berjanji untuk melakukan kekerasan.

Menurut penelitian ekstensif yang dilakukan oleh Laboratorium Penelitian Forensik Digital Dewan Atlantik, kelompok ekstremis konservatif telah mengoordinasikan kerusuhan 6 Januari di depan mata, menjangkau pendukung dalam ratusan ribu bahkan jutaan orang.

Hanya satu contoh dari komentar online yang tak terhitung jumlahnya—yang ditemukan oleh Daily Beast—bahkan menyerukan pembunuhan.

"Saya pikir ini akan menjadi perang literal pada hari ini...Di mana kita akan menyerbu kantor dan secara fisik menyingkirkan dan bahkan membunuh semua pengkhianat D.C. dan merebut kembali negara," bunyi komentar mengerikan itu.

Sejauh ini, lebih dari 70 orang telah didakwa atas keterlibatan mereka dalam pemberontakan, dengan FBI juga membentuk satuan tugas penghasutan dan konspirasi khusus sebagai tanggapan, dan mengidentifikasi 170 tersangka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Murka! Iran: Kami Berhak...
Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS
Rekomendasi
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved