Kebakaran Dahsyat Hancurkan Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Kamis, 14 Januari 2021 - 15:28 WIB
loading...
Kebakaran Dahsyat Hancurkan...
Kamp pengungsi Rohingya di Coxs Bazar, Bangladesh. Foto/UNICEF
A A A
DHAKA - Setidaknya 400 tenda hancur setelah kebakaran dahsyat terjadi di sebuah kamp pengungsi Rohingya di Cox's Bazar, distrik selatan Bangladesh .

"Kami menilai lebih dari 400 tenda telah rusak," kata Komisaris Bantuan dan Pemulangan Pengungsi Bangladesh Mahbub Alam Talukdar kepada kantor berita Turki, Anadolu, pada Kamis (14/1/2021) yang dinukil TRT World.

"Kami telah memindahkan korban Rohingya ke tempat lain dan memberi mereka makanan dan layanan lainnya," tambah Talukdar.

Dia juga memastikan bahwa tenda yang rusak akan diganti dalam waktu sesingkat mungkin. Sejumlah pengungsi mengalami luka ringan namun dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.



"Kami sedang menyelidiki untuk mengetahui penyebab kebakaran," kata pejabat Dinas Pemadam Kebakaran Cox Bazar Mohammad Abdullah.

Sementara itu, beberapa sumber yang belum diverifikasi di kamp mengatakan lebih dari 500 tenda telah rusak dan puluhan pengungsi Rohingya terluka.

Pada Mei tahun lalu, kebakaran besar lainnya merusak lebih dari 400 tenda di kamp pengungsi Kutupalang di Cox's Bazar.

Beberapa insiden kebakaran kecil juga telah dilaporkan di kamp pengungsi Rohingya dalam satu tahun terakhir.

Pada awal Desember lalu, pemerintah Bangladesh telah memindahkan 1.600 pengungsi Rohingya ke pulau Bhasan Char yang kontroversial. Pemindahan itu dilakukan meskipun ada seruan dari kelompok hak asasi manusia untuk menghentikan proses tersebut.

Baca juga: Bangladesh Pindahkan Ratusan Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil

Pejabat pemerintah Bangladesh mengatakan merelokasi pengungsi Rohingya ke Bhasan Char akan mengurangi kepadatan di kamp-kamp, yang didirikan untuk menampung ratusan ribu Rohingya, minoritas Muslim yang melarikan diri dari kekerasan di negara tetangga Myanmar pada 2017.

Namun beberapa kelompok hak asasi telah meminta Bangladesh untuk menghentikan proses relokasi para pengungsi ke Bhasan Char dan mengizinkan tim ahli independen untuk memeriksa kesesuaian pulau tersebut untuk menampung para pengungsi.

Baca juga: 1.600 Rohingya Dipindah ke Pulau Terpencil, Ada yang Mengaku Dipaksa
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Kebakaran Hebat Lumat...
Kebakaran Hebat Lumat Pangkalan Inggris yang Digunakan Pesawat AS Bombardir Iran
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Lagi, Kapal Induk Nuklir...
Lagi, Kapal Induk Nuklir AS Dilanda Kebakaran, 3 Pelaut Terluka
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved