Mantan Menlu Ethiopia Tewas dalam Penumpasan Pemberontak di Tigray

Kamis, 14 Januari 2021 - 11:33 WIB
loading...
A A A
TPLF telah menyatakan pemerintah Abiy tidak sah setelah dia menunda pemilu pada Juni 2020, dengan alasan kekhawatiran virus Corona.

Baca juga: Ethiopia: Perang Selesai, Sebagian Besar Pemimpin Tigray Tewas

Setelah ketegangan berbulan-bulan, Abiy melancarkan operasi militer untuk "membebaskan" Tigray pada awal November 2020, mendeklarasikan keadaan darurat enam bulan yang memberinya kekuasaan ekstensif untuk menindak kegiatan ilegal yang mengancam tatanan konstitusional. Dia menuduh pemerintah daerah menyerang pangkalan militer, yang dibantah TPLF.

Pada tanggal 23 November, pemerintah Abiy mengatakan bahwa pasukannya telah mengepung Ibu Kota regional Mekelle dengan pasukan dan tank, dan memberi waktu 72 jam kepada "pemberontak" untuk menyerah.

"Siapapun yang memilih untuk tetap tinggal di kota setelah tenggat waktu berakhir akan ditunjukkan tanpa ampun," kata para pemimpin militer kepada media lokal.

Sementara itu, Perdana Menteri men-tweet bahwa keselamatan dan kesejahteraan rakyat Tigray adalah yang terpenting bagi pemerintah Federal, "yang akan melakukan semua yang diperlukan untuk memastikan stabilitas berlaku dan bahwa warga negara kita ingin bebas dari bahaya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
10 Negara yang Tidak...
10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah di Dunia, Sebagian Ada di Asia
10 Nama Negara Terpanjang...
10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah
Dirjen Kemlu Ethiopia...
Dirjen Kemlu Ethiopia Luncurkan Buku Tentang Dubes Indonesia Al Busyra Basnur
Diaspora Indonesia di...
Diaspora Indonesia di Ethiopia Bicara HUT ke-79 Republik Indonesia
Wajah Baru Ethiopia:...
Wajah Baru Ethiopia: Addis Ababa Jadi Hutan Gedung Belantara, Macet Mulai Tiru Jakarta
Negara BRICS Bakal Mengubah...
Negara BRICS Bakal Mengubah Utang Dolar Menjadi Yuan China
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved