Pendukungnya Geruduk Gedung Capitol, Trump Lepas Tangan
Rabu, 13 Januari 2021 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Keluar dari Pengasingan Gedung Putih, Trump Lihat Tembok Perbatasan
Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS berencana untuk memakzulkan Trump pada hari Rabu kecuali dia mundur atau disingkirkan sebelum itu, yang akan menjadikannya satu-satunya presiden AS yang pernah dimakzulkan dua kali.
Trump tidak menjawab pertanyaan sebelum meninggalkan Gedung Putih tentang apakah dia bertanggung jawab atas kekerasan di Capitol, yang menyebabkan kematian enam orang.(Baca juga: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Besar-besaran Jelang Pelantikan Biden )
Sebaliknya, dia mengecam para pemimpin Partai Demokrat karena bergerak maju dalam pemakzulan, memperingatkan bahwa hal itu menimbulkan "bahaya yang luar biasa" bagi negara.
Partai Demokrat mengatakan pembelaan Trump atas kata-kata dan tindakannya menggarisbawahi urgensi pemecatannya dari jabatannya.
"Kurangnya penyesalan Trump hari ini memperjelas bahwa Amandamen 25 harus diserukan untuk menyingkirkannya," tulis Daniel Goldman, penasihat mayoritas dalam penyelidikan pemakzulan pertama DPR atas Trump, di Twitter.
Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS berencana untuk memakzulkan Trump pada hari Rabu kecuali dia mundur atau disingkirkan sebelum itu, yang akan menjadikannya satu-satunya presiden AS yang pernah dimakzulkan dua kali.
Trump tidak menjawab pertanyaan sebelum meninggalkan Gedung Putih tentang apakah dia bertanggung jawab atas kekerasan di Capitol, yang menyebabkan kematian enam orang.(Baca juga: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Besar-besaran Jelang Pelantikan Biden )
Sebaliknya, dia mengecam para pemimpin Partai Demokrat karena bergerak maju dalam pemakzulan, memperingatkan bahwa hal itu menimbulkan "bahaya yang luar biasa" bagi negara.
Partai Demokrat mengatakan pembelaan Trump atas kata-kata dan tindakannya menggarisbawahi urgensi pemecatannya dari jabatannya.
"Kurangnya penyesalan Trump hari ini memperjelas bahwa Amandamen 25 harus diserukan untuk menyingkirkannya," tulis Daniel Goldman, penasihat mayoritas dalam penyelidikan pemakzulan pertama DPR atas Trump, di Twitter.
Lihat Juga :