Pendukungnya Geruduk Gedung Capitol, Trump Lepas Tangan

Rabu, 13 Januari 2021 - 10:00 WIB
loading...
Pendukungnya Geruduk...
Presiden AS Donald Trump menolak bertanggung jawab atas penyerbuan Gedung Capitol oleh pendukungnya. Foto/Yahoo
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump , yang menghadapi dakwaan atas tuduhan "menghasut pemberontakan", membantah bertanggung jawab atas penyerbuan gedung Capitol oleh pendukungnya pada minggu lalu. Sebaliknya, ia mengatakan bahwa pidatonyasaat pengepungan itu sudah tepat.

Presiden dari Partai Republik itu mengatakan kepada wartawan bahwa pidatonya sebelum serangan itu - di mana dia mendesak para pendukungnya untuk berbaris di Capitol dan berperang - telah dianalisis oleh orang lain yang tidak disebutkan namanya, yang dia katakan yakin itu "sangat tepat."

Baca juga : 15.000 Tentara Garda Nasional AS Bakal Amankan Pelantikan Biden

"Jika Anda membaca pidato saya apa yang saya katakan benar-benar pantas," katanya kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews ketika ditanya tentang tanggung jawab pribadi yang dia miliki terkait serangan 6 Januari ketika para pendukungnya menyerbu Capitol dengan anggota Kongres dan Wakil Presiden Mike Pence berada di dalamnya.



"Mereka telah menganalisis pidato saya dan kata-kata saya serta paragraf terakhir saya, kalimat terakhir saya dan semua orang berpikir itu benar-benar sesuai," katanya sebelum menuju ke Alamo, Texas, untuk mengunjungi dan menandatangani dinding di perbatasan dengan Meksiko seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/1/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved