Jong-un Lempar Tantangan ke Biden, Korut Siap Konfrontasi dengan AS

Selasa, 12 Januari 2021 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Tetapi pada akhir pekan, beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-37, Kim diangkat sebagai sekretaris jenderal Partai Pekerja, sebuah jabatan yang sebelumnya dipegang oleh ayah dan kakeknya, Kim Il-sung. Para analis menilai ini adalah sebuah gerakan yang sangat simbolis yang dimaksudkan untuk memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan.(Baca juga: Kim Jong-un Terpilih sebagai Sekjen Partai Buruh, Kekuasaannya Makin Kuat )

"Pengambilalihan Kim menunjukkan keyakinannya, bahwa dia sekarang telah resmi bergabung dengan ayah dan kakeknya," kata Yang Moo-jin, seorang profesor di Universitas Kajian Korea Utara di Seoul.

"Ini juga menunjukkan niat strategisnya untuk memusatkan sistem kepartaian di sekitarnya dan memperkuat aturan satu orangnya," ia menambahkan.

Sudah sepantasnya pertemuan yang waktu dan agendanya sebagian besar merupakan misteri membuat dunia berjuang untuk menafsirkan pemecatan saudara perempuannya, Kim Yo-jong, dari politbiro partai yang kuat, meskipun dia tetap menjadi anggota komite pusat.

Apa yang dilihat beberapa pengamat sebagai penurunan pangkat, yang lain menafsirkan sebagai tanda bahwa Yo-jong, yang kehadirannya sangat konstan selama KTT nuklir kakaknya dengan Donald Trump, akan terus memberikan pengaruh pada kebijakan, terutama terhadap Korea Selatan (Korsel).(Baca juga: Adiknya Tersingkir dari Politbiro Partai Buruh, Kim Jong-un Makin Berkuasa )

"Masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan tentang statusnya, karena dia masih menjadi anggota komite pusat dan ada kemungkinan dia telah mengambil posisi penting lainnya," kata Lim Eul-chul, seorang profesor studi Korea Utara di Universitas Kyungnam, di Seoul, Korsel.

Bentuk keterlibatan apa yang diambil Yo-jong akan sangat bergantung pada Biden dan mitranya dari Korsel, Moon Jae-in, yang tidak banyak menunjukkan kebijakan untuk mengakhiri pendekatan garis keras pendahulunya yang konservatif terhadap Pyongyang, dan menggunakan pidato Tahun Baru untuk berbicara tentang membuang upaya untuk memperbaiki hubungan lintas batas dan memulai kembali perundingan nuklir AS-Korut.

Waktu Biden sebagai wakil presiden tidak digunakan dengan baik. Barack Obama dituduh gagal memberikan perhatian yang layak untuk pengembangan nuklir dan rudal Korut. Biden menyebut Kim sebagai "preman", sementara Korut mengecam presiden AS terpilih itu sebagai "anjing gila" yang perlu "dipukuli sampai mati dengan tongkat".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved