Akali Jam Malam, Wanita Ini Perlakukan Pasangannya seperti Anjing Peliharaan

Selasa, 12 Januari 2021 - 14:09 WIB
loading...
Akali Jam Malam, Wanita...
Gambar ilustrasi satire untuk pelanggaran aturan jam malam di sebuah wilayah di Kanada. Foto/Dave Sidaway/Pierre Obendrauf/Montreal Gazette
A A A
SHERBROOKE - Seorang wanita di Sherbrooke, Kanada , yang dihentikan petugas polisi setelah keluar rumah pada jam malam dengan pasangannya yang ditarik dengan tali. Dia bersikeras tidak melanggar aturan jam malam karena yang dia ajak jalan hewan peliharaannya.

Wanita itu dan pasangan dicegat polisi Sherbrooke pada pukul 21.00 malam pada hari Sabtu lalu, satu jam setelah jam malam diberlakukan mulai pukul 20.00 di seluruh provinsi Quebec. Jam malam berlaku sampai pukul 05.00 pagi. Jam malam diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona baru (COVID-19).

Pasangan itu berjalan di trotoar, menuju ke pusat kota, dengan seorang pria diikat tali. (Baca: Massa Pro-Trump Siapkan Pemberontakan Besar-besaran Jelang Pelantikan Biden )

Diberitahukan bahwa mereka melanggar peraturan dan masing-masing dapat dikenakan denda lebih dari USD1.500. "Pasangan itu tidak bekerjasama sama sekali," kata juru bicara polisi Isabelle Gendron, seperti dikutip dari Montreal Gazette, Selasa (12/1/2021).

“Salah satu dari mereka memiliki tali pada yang lain, dan dia berkata dia membawa anjingnya, menunjuk ke pasangannya, berjalan-jalan, seperti yang diizinkan berdasarkan pengecualian yang diberikan oleh Perdana Menteri Quebec berdasarkan undang-undang jam malam.”

Wanita itu berusia 24 tahun, pasangannya 40 tahun.

Peraturan jam malam Quebec mengizinkan pemilik anjing untuk membawa anjingnya keluar setelah pukul 20.00 malam selama mereka tinggal dalam jarak satu kilometer dari rumah mereka. Polisi mencoba menjelaskan sifat sebenarnya dari undang-undang tersebut, tetapi pasangan itu menjawab bahwa akan menjadi "kesenangan" untuk menerima denda.

"Dan itu tidak akan menghentikan mereka dari melanggar aturan di masa depan dan mereka akan melihat berapa banyak tiket pelanggaran yang mereka bisa dapatkan, ”kata Gendron.

Pasangan itu masing-masing diberi denda USD1.546, dan tiket tambahan USD100 dan USD50 karena melanggar peraturan kota. Denda karena tidak mematuhi peraturan jam malam mulai dari USD1.000 (ditambah biaya administrasi) dan dapat meningkat menjadi USD6.000 untuk pelanggar berulang. (Baca juga: Ada Ancaman Pemberontakan Besar-besaran, Trump Nyatakan Darurat 13 Hari di Washington )

Polisi Sherbrooke membagikan 35 tiket kepada mereka yang selama akhir pekan gagal mengikuti peraturan jam malam. Dari puluhan tiket, 10 di antaranya diberikan kepada pengunjuk rasa yang mengadakan demonstrasi anti-jam malam pada Sabtu malam lalu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved