Akali Jam Malam, Wanita Ini Perlakukan Pasangannya seperti Anjing Peliharaan

Selasa, 12 Januari 2021 - 14:09 WIB
loading...
A A A
Wanita itu berusia 24 tahun, pasangannya 40 tahun.

Peraturan jam malam Quebec mengizinkan pemilik anjing untuk membawa anjingnya keluar setelah pukul 20.00 malam selama mereka tinggal dalam jarak satu kilometer dari rumah mereka. Polisi mencoba menjelaskan sifat sebenarnya dari undang-undang tersebut, tetapi pasangan itu menjawab bahwa akan menjadi "kesenangan" untuk menerima denda.

"Dan itu tidak akan menghentikan mereka dari melanggar aturan di masa depan dan mereka akan melihat berapa banyak tiket pelanggaran yang mereka bisa dapatkan, ”kata Gendron.

Pasangan itu masing-masing diberi denda USD1.546, dan tiket tambahan USD100 dan USD50 karena melanggar peraturan kota. Denda karena tidak mematuhi peraturan jam malam mulai dari USD1.000 (ditambah biaya administrasi) dan dapat meningkat menjadi USD6.000 untuk pelanggar berulang. (Baca juga: Ada Ancaman Pemberontakan Besar-besaran, Trump Nyatakan Darurat 13 Hari di Washington )

Polisi Sherbrooke membagikan 35 tiket kepada mereka yang selama akhir pekan gagal mengikuti peraturan jam malam. Dari puluhan tiket, 10 di antaranya diberikan kepada pengunjuk rasa yang mengadakan demonstrasi anti-jam malam pada Sabtu malam lalu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved