Kematian Pramugari Cantik Christine Dacera: Pria yang Ciuman dengannya Angkat Bicara

Senin, 11 Januari 2021 - 12:22 WIB
loading...
Kematian Pramugari Cantik...
Christine Angelica Dacera (kanan); pramugari Filipina yang tewas di bak mandi hotel dan Valentine Rosales; pria yang berciuman dengan korban sebelum tewas. Foto/PEP.ph
A A A
MAKATI - Penyebab pasti tewasnya pramugari cantik Filipina , Christine Angelica Dacera , di bak mandi hotel di Makati pada Hari Tahun Baru masih misterius. Seorang pria yang tertangkap kamera CCTV berciuman dengan Dacera beberapa jam sebelum dia ditemukan tewas angkat bicara.

Sudah 11 pria ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan pramugari 23 tahun tersebut. Tiga di antaranya sempat ditahan, namun pada akhirnya dibebaskan dengan alasan kurangnya bukti. (Baca: Pramugari Cantik Tewas di Bak Mandi Hotel, Diduga usai Diperkosa Beramai-ramai )

Pramugari Philippine Airlines (PAL) Express tersebut awalnya merayakan Malam Tahun Baru di Garden City Grand Hotel di Makati, Filipina. Keesokan harinya, dia ditemukan tak sadarkan diri di bak mandi kamar hotel tersebut dan dinyatakan tewas saat dibawa ke sebuah rumah sakit.

Valentine Rosales, 23, yang dituduh terlibat dalam kematian pramugari cantik itu mengatakan dialah pria yang terlihat dalam rekaman CCTV sedang berciuman dengan Dacera beberapa jam sebelum kematian korban.

Rekaman CCTV tersebut, yang dirilis minggu lalu, menunjukkan pasangan itu bergegas menyusuri lorong, mengetuk pintu kamar hotel dan berciuman.

Tapi Rosales mengatakan Dacera memulai ciuman dan versi panjang dari rekaman menunjukkan dia dengan lembut mendorongnya menjauh. (Baca: Tersangka Pemerkosaan dan Pembunuhan Pramugari Cantik Dacera Dibebaskan )

“Saya mencoba membuka pintu. Saya membunyikan bel pintu. Dia yang menangkap saya,” katanya, seperti dikutip GMA News Online, Senin (11/1/2021).

"Saya membunyikan bel pintu tapi saya menghindar, saya menghindarinya."

Teman lain korban yang juga hadir di pesta Malam Tahun Baru mengatakan kepada GMA News Online bahwa bukan hal yang aneh bagi perempuan muda itu untuk mencium teman sambil minum.

"Bukti yang sejauh ini diserahkan tidak cukup untuk menetapkan bahwa (Dacera) telah diserang secara seksual atau diperkosa," kata Kantor Kejaksaan Makati.

Dacera, lulusan komunikasi dan anggota kru PAL Express, dimakamkan di kota asalnya General Santos pada hari Sabtu pekan lalu. (Baca juga: Ungkap Kematian Pramugari Cantik Dacera, Keluarga Korban Minta CCTV Tambahan )

Saat ditemukan tak sadarkan diri di bak mandi, teman-temannya melakukan CPR tetapi dia gagal merespon dan dinyatakan meninggal saat tiba di Rumah Sakit Makati.

Polisi Makati sebelumnya mengeklaim menemukan "luka dan sperma" di organ kelamin korban. Polisi kota itu juga menyebut tubuh korban penuh dengan goresan dan memar.

Autopsi menemukan kematian Dacera disebabkan oleh aneurisma aorta pecah. Tetapi keluarga Dacera mendorong autopsi kedua setelah mengeklaim autopsi yang pertama tidak lengkap.

Seorang pengacara untuk keluarga Dacera yakin korban dibius dan dianiaya sebelum kematiannya.

"Dacera telah mengalami keracunan dan mengeluh bahwa minumannya tampaknya telah dibubuhi selama perayaan Tahun Baru," kata pengacara keluarga korban, Brick Reyes.

“Kami juga percaya bahwa mungkin aneurisma adalah penyebab langsung tetapi juga sangat mungkin dipicu oleh serangan sebelum kematiannya,” ujarnya.

Sebelumnya, para tersangka membantah telah memerkosa dan membunuh korban. Alasannya, semua pria yang ikut pesta malam itu adalah gay.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved