Capai Kesepakatan Baru, UE Kuasai Separuh Total Produksi Vaksin Pfizer

Sabtu, 09 Januari 2021 - 04:59 WIB
loading...
Capai Kesepakatan Baru,...
Dengan kesepakatan baru ini, berarti UE menerima 600 juta dosis vaksin yang perusahaan tersebut, atau hampir separuh dari total produksi Pfizer pada tahun ini. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) dilaporkan mencapai kesepakatan dengan Pfizer dan BioNTech untuk 300 juta dosis tambahan vaksin Covid-19 mereka. Ini berarti UE menguasai hampir setengah dari produksi global perusahaan tersebut untuk tahun 2021.

Pfizer mengatakan bahwa mereka dapat memproduksi hingga 1,3 miliar dosis di seluruh dunia tahun ini. Kesepakatan baru ini, berarti UE menerima 600 juta dosis vaksin yang perusahaan tersebut.

"Kami sekarang telah sepakat dengan BioNTech dan Pfizer untuk memperpanjang kontrak ini. Dengan perjanjian baru kami dapat membeli total hingga 300 juta dosis tambahan vaksin BioNTech," kata kepala Komisi Eropa, Ursula von der Leyen.

"Langkah tersebut akan memungkinkan pemerintah UE untuk menggandakan pesanan mereka dari Pfizer menjadi 600 juta dosis," sambungnya. ( Baca juga: Erick Thohir Tegaskan Lagi, Vaksin yang Dipilih Ada di List WHO )

Von der Leyen mengatakan, 75 juta dosis tambahan di bawah kesepakatan baru akan diberikan pada kuartal kedua tahun ini, dan sisanya pada akhir 2021.

Berbeda dengan UE, Pfizer belum berani secara terangan-terangan mengungkapkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan baru dengan Brussels. ( China Akan Produksi Vaksin Sputnik V Rusia )

"Kami sedang dalam pembicaraan dengan Komisi Eropa tentang amandemen perjanjian pasokan kami yang ada untuk Comirnaty, vaksin Pfizer-BioNTech Covid19," ucap Pfizer, seperti dilansir Reuters pada Sabtu (9/1/2021).
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Lokasi dan Fakta Vaksin...
Lokasi dan Fakta Vaksin Pfizer yang Disiapkan Pemprov DKI Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved