UEA: Pertemuan GCC di Saudi akan Pulihkan Kawasan Teluk

Selasa, 05 Januari 2021 - 18:36 WIB
loading...
UEA: Pertemuan GCC di...
Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), Anwar Gargash mengatakan, pertemuan Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di Arab Saudi akan memulihkan persatuan Teluk. Foto/REUTERS
A A A
ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) , Anwar Gargash mengatakan, pertemuan Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di Arab Saudi akan memulihkan persatuan Teluk . Pertemuan itu dijawalkan berlangsung pada esok hari.

"Lebih banyak pekerjaan ada di depan dan kami bergerak ke arah yang benar," ucap Gargash dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (5/1/2021). ( Baca juga: Cerita Dubes RI untuk UEA: Rombongan Berisi Erick dan Luhut Minta Kursi Tambahan Saat Makan, tapi Ditolak )

Seperti diketahui, GCC mengalami perpecahan setelah Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir telah memberlakukan embargo diplomatik, perdagangan, dan perjalanan di Qatar sejak pertengahan 2017 karena negara itu dituduh mendukung terorisme. Qatar membantah tuduhan itu dan mengatakan embargo itu bertujuan merusak kedaulatannya.

Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani sebelumnya telah mengatakan bahwa dia akan menghadiri pertemuan GCC, yang rencananya akan digelar di kota AlUla tersebut. ( Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi: KTT Teluk Bawa Anggota Menuju Reunifikasi )

Sementara itu, sebelumnya Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menegaskan Saudi berkomitmen mencapai "kepentingan tertinggi" negara-negara GCC dan negara-negara Arab lainnya. Menurut Putra Mahkota MBS pertemuan GCC akan menjadi pertemuan yang komprehensif dan "inklusif".

“Yang membawa anggota ke reunifikasi, yang memperkuat jalan menuju kemakmuran dan satu solidaritas dalam menghadapi tantangan yang dihadapi kawasan Timur Tengah,” ucapnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Serangan AS Nyaris Hantam...
Serangan AS Nyaris Hantam Rumah Sakit Kanker Anak, Iran: Barbar!
Rekomendasi
FIFA Selidiki Spanduk...
FIFA Selidiki Spanduk Kontroversial Argentina soal Kepulauan Falkland
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
Berita Terkini
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved