Ahli: Vaksin Covid-19 Mungkin Harus Terus Diperbarui
Selasa, 05 Januari 2021 - 04:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, kepala pengawas hak konsumen Rusia, Anna Popova, mengatakan bahwa perubahan tertentu telah terjadi pada virus yang beredar di Siberia. Dia menuturkan, bagaimanapun, bahwa perubahan tidak membuat virus lebih berbahaya.
Popova mengatakan bahwa itu adalah jenis virus yang sudah diidentifikasi di Jepang. "Penelitian terus berlanjut," katanya.
(Baca: Kasus COVID-19 Tambah 6.753, Berikut Sebaran di 34 Provinsi )
Rusia sendiri saat ini telah mendaftarkan satu vaksin, yakni Sputnik V dan akan kembali mendaftarkan vaksin kedua dalam waktu dekat. Sementara itu, di tempat lain Pfizer mengatakan vaksin mereka telah menunjukan efektifitas hingga 95 persen, Moderna juga menuturkan hal serupa.
Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara Eropa dilaporkan telah memesan jutaan dosis vaksin kepada kedua perusahaan farmasi tersebut, dan dijadwalkan akan melakukan vaksinasi segera setelah badan pengawas obat-obatan di negara mereka menyetujui vaksin ini.
Popova mengatakan bahwa itu adalah jenis virus yang sudah diidentifikasi di Jepang. "Penelitian terus berlanjut," katanya.
(Baca: Kasus COVID-19 Tambah 6.753, Berikut Sebaran di 34 Provinsi )
Rusia sendiri saat ini telah mendaftarkan satu vaksin, yakni Sputnik V dan akan kembali mendaftarkan vaksin kedua dalam waktu dekat. Sementara itu, di tempat lain Pfizer mengatakan vaksin mereka telah menunjukan efektifitas hingga 95 persen, Moderna juga menuturkan hal serupa.
Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara Eropa dilaporkan telah memesan jutaan dosis vaksin kepada kedua perusahaan farmasi tersebut, dan dijadwalkan akan melakukan vaksinasi segera setelah badan pengawas obat-obatan di negara mereka menyetujui vaksin ini.
(esn)
Lihat Juga :