Eks Bos Mossad: Iran Gagal Balas Dendam, Pengganti Soleimani Tak Selevel
Senin, 04 Januari 2021 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Shavit mencatat bahwa kesabaran orang-orang Iran tidak pernah berakhir. "Kami harus memperhitungkan bahwa mereka akan merespons. Mereka akan menunggu kesempatan untuk menyerang target berkualitas tinggi," katanya.
Mantan direktur Mossad lainnya, Danny Yatom, berpendapat bahwa Pasukan Quds saat ini belum pulih dari kematian Soleimani dan ragu bahwa itu akan pernah terjadi. (Baca juga: Lagi, Israel Kirim Sistem Rudal Iron Dome ke AS )
Sementara itu, mantan Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel Mayor Jenderal (purn) Giora Eiland berasumsi bahwa tindakan apa pun oleh Teheran hanya akan terjadi setelah Joe Biden menjabat sebagai presiden AS.
"Mereka tidak akan lupa untuk membalas. Mungkin waktunya bukan ketika mereka dalam negosiasi dengan Amerika. Mereka akan menjadi bodoh untuk melakukan serangan (selama negosiasi) hanya karena mereka memiliki kesempatan. Tetapi mereka adalah orang yang sangat lihai, Anda tidak bisa meremehkan mereka," katanya.
Juru bicara IRGC Jenderal Ramezan Sharif sebelumnya menggarisbawahi bahwa Iran-lah yang akan menentukan waktu dan tempat balas dendam atas pembunuhan Soleimani.
Mantan direktur Mossad lainnya, Danny Yatom, berpendapat bahwa Pasukan Quds saat ini belum pulih dari kematian Soleimani dan ragu bahwa itu akan pernah terjadi. (Baca juga: Lagi, Israel Kirim Sistem Rudal Iron Dome ke AS )
Sementara itu, mantan Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel Mayor Jenderal (purn) Giora Eiland berasumsi bahwa tindakan apa pun oleh Teheran hanya akan terjadi setelah Joe Biden menjabat sebagai presiden AS.
"Mereka tidak akan lupa untuk membalas. Mungkin waktunya bukan ketika mereka dalam negosiasi dengan Amerika. Mereka akan menjadi bodoh untuk melakukan serangan (selama negosiasi) hanya karena mereka memiliki kesempatan. Tetapi mereka adalah orang yang sangat lihai, Anda tidak bisa meremehkan mereka," katanya.
Juru bicara IRGC Jenderal Ramezan Sharif sebelumnya menggarisbawahi bahwa Iran-lah yang akan menentukan waktu dan tempat balas dendam atas pembunuhan Soleimani.
Lihat Juga :