Orang Berbondong ke Luar Negeri Hindari Penguncian, Paus Fransiskus Kesal
Senin, 04 Januari 2021 - 03:15 WIB
loading...
Pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus mengutuk orang-orang yang pergi ke luar negeri untuk berlibur guna menghindari penguncian untuk menghalau penyebaran Covid-19. Foto/REUTERS
A
A
A
VATIKAN - Pemimpin Vatikan , Paus Fransiskus mengutuk orang-orang yang pergi ke luar negeri untuk berlibur guna menghindari penguncian untuk menghalau penyebaran Covid-19 . Dia mengatakan, mereka perlu menunjukkan kesadaran yang lebih besar tentang penderitaan orang lain.
Paus Francis mengatakan, dia telah membaca laporan surat kabar tentang orang-orang yang mengejar penerbangan untuk melarikan diri dari pembatasan pemerintah dan mencari kesenangan di tempat lain.
"Mereka tidak memikirkan tentang orang-orang yang tinggal di rumah, tentang masalah ekonomi banyak orang yang terkena penguncian, orang-orang yang sakit. Mereka berpikir hanya tentang pergi berlibur dan bersenang-senang," ucapnya. ( Baca juga: Vatikan Perbolehkan Vaksin COVID-19 Gunakan Sel Janin yang Diaborsi )
"Ini benar-benar membuat saya sedih," sambungnya dalam sebuah pernyataan saat pemberkatan Angelus yang dilakukan secara terbatas, seperti dilansir Reuters pada Senin (4/1/2021).
Pemberkatan Angelus biasanya diberikan dari jendela yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, tetapi dipindahkan ke dalam ruangan untuk mencegah kerumunan orang berkumpul dan membatasi penyebaran Covid-19.
"Kami tidak tahu apa yang akan diberikan 2021 untuk kami, tetapi apa yang bisa kita semua lakukan bersama adalah membuat sedikit lebih banyak upaya untuk menjaga satu sama lain. Ada godaan untuk hanya mengurus kepentingan kita sendiri," tukasnya. ( Baca juga: Didukung 10 Ribu Puskesmas, Vaksin Corona Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi ).
Paus Francis mengatakan, dia telah membaca laporan surat kabar tentang orang-orang yang mengejar penerbangan untuk melarikan diri dari pembatasan pemerintah dan mencari kesenangan di tempat lain.
"Mereka tidak memikirkan tentang orang-orang yang tinggal di rumah, tentang masalah ekonomi banyak orang yang terkena penguncian, orang-orang yang sakit. Mereka berpikir hanya tentang pergi berlibur dan bersenang-senang," ucapnya. ( Baca juga: Vatikan Perbolehkan Vaksin COVID-19 Gunakan Sel Janin yang Diaborsi )
"Ini benar-benar membuat saya sedih," sambungnya dalam sebuah pernyataan saat pemberkatan Angelus yang dilakukan secara terbatas, seperti dilansir Reuters pada Senin (4/1/2021).
Pemberkatan Angelus biasanya diberikan dari jendela yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, tetapi dipindahkan ke dalam ruangan untuk mencegah kerumunan orang berkumpul dan membatasi penyebaran Covid-19.
"Kami tidak tahu apa yang akan diberikan 2021 untuk kami, tetapi apa yang bisa kita semua lakukan bersama adalah membuat sedikit lebih banyak upaya untuk menjaga satu sama lain. Ada godaan untuk hanya mengurus kepentingan kita sendiri," tukasnya. ( Baca juga: Didukung 10 Ribu Puskesmas, Vaksin Corona Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi ).
(esn)
Lihat Juga :