Austria Serukan Pendaftaran Massal Ulama di Eropa

Minggu, 03 Januari 2021 - 15:36 WIB
loading...
Austria Serukan Pendaftaran...
Austria menyerukan agar melakukan pendaftaran massal terhadap Ulama di Eropa. Foto/Ilustrasi
A A A
WINA - Ulama di Austria sekarang diharuskan untuk mendaftar ke otoritas setelah langkah-langkah baru yang diperkenalkan oleh pemerintah sayap kanan Kanselir Sebastian Kurz tahun lalu.

Tindakan itu diberlakukan setelah simpatisan kelompok Negara Islam (ISIS) menembak dan menewaskan empat orang serta melukai 23 lainnya di Ibu Kota Austria pada November lalu.(Baca juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Teroris di Wina )

Wina juga telah menyerukan negara-negara Eropa untuk mengikuti jejaknya dalam mendaftarkan para Ulama, setelah tindakan tersebut mulai berlaku di Austria pada hari Jumat.



"Kebanyakan Ulama bergerak melalui banyak negara Uni Eropa, jadi otoritas keamanan perlu mengetahui siapa yang memberitakan di masjid mana pada waktu tertentu," kata Menteri Urusan Eropa Karoline Edtstadler, dalam komentar yang diterbitkan oleh surat kabar Jerman Die Welt pada hari Sabtu yang dinukil Al Araby, Minggu (3/1/2021).

Edtstadler, anggota Partai Rakyat Austria pimpinan Kurz, menambahkan bahwa larangan dana asing untuk masjid - yang sudah diberlakukan di Austria - harus diadopsi oleh blok Uni Eropa (UE) yang beranggotakan 27 negara itu.

"Dana UE juga harus dikontrol dengan ketat," katanya pada Die Welt.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved