Pandemi dan Perubahan Iklim Tingkatkan Ancaman Terhadap Kesehatan Manusia

Minggu, 03 Januari 2021 - 03:01 WIB
loading...
A A A
"Sekaranglah waktunya bagi kita semua untuk lebih serius menangani faktor penentu lingkungan dari kesehatan. Kita harus mengatasi keadaan darurat iklim, melindungi keanekaragaman hayati, dan memperkuat sistem alam tempat peradaban kita bergantung," kata Pemimpin Redaksi The Lancet, Richard Horton.

Sementara penguncian dan pembatasan perjalanan selama pandemi Covid-19 dapat menurunkan emisi gas rumah kaca pada tahun 2020. Ada kekhawatiran bahwa bahan bakar fosil akan dipinjamkan oleh pemerintah untuk mendukung pemulihan pandemi mereka.

Panel Lancet menyerukan "penyelarasan pemulihan iklim dan pandemi" untuk memberikan manfaat kesehatan, dan ekonomi jangka pendek dan panjang. Dikatakan bahwa manfaat kesehatan dari tingkat polusi udara yang lebih rendah dan kejadian cuaca ekstrim yang lebih sedikit, serta perbaikan pola makan saja akan lebih dari sekedar membayar biaya mitigasi iklim.

"Dengan triliunan diinvestasikan secara global dalam dukungan dan stimulus ekonomi, ada peluang nyata untuk memberikan kemenangan tiga kali lipat - yang meningkatkan kesehatan masyarakat, menciptakan ekonomi yang berkelanjutan dan melindungi lingkungan," kata Maria Neira, direktur Departemen Lingkungan, Perubahan Iklim dan Kesehatan di Organisasi Kesehatan Dunia.

"Kegagalan untuk mengatasi krisis yang menyatu ini akan mengunci bahan bakar fosil dalam jumlah besar dan mengutuk dunia ke masa depan guncangan kesehatan yang disebabkan oleh iklim," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Jepang Mulai Jual Mesin...
Jepang Mulai Jual Mesin Cuci Manusia Rp6,3 Miliar, Seperti Ini Wujudnya
Kebakaran Lahap Paviliun...
Kebakaran Lahap Paviliun Perundingan Iklim PBB di Brasil, Para Delegasi Panik Berlarian
Kekeringan Parah, Negara...
Kekeringan Parah, Negara Arab Menabur Awan untuk Mendapatkan Hujan
Tunjukkan Komitmen Pengembangan...
Tunjukkan Komitmen Pengembangan Energi Terbarukan, Australia Gelontorkan Rp130 Miliar ke Indonesia
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
Balas Gelombang Serangan...
Balas Gelombang Serangan AS, Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Bahrain dan Yordania
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
Makanan yang Baik untuk...
Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak dan Bisa Cegah Pikun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved