Rusia Bersiap Uji Rudal yang Kalahkan Semua Sistem Pertahanan di Dunia
Sabtu, 02 Januari 2021 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
“Saya akan mencatat bahwa tes ejeksi rudal Sarmat selesai dengan hasil yang positif,” katanya, yang dilansir The Times, Sabtu (2/1/2021). "Dalam waktu dekat kami akan mulai melakukan uji terbang terhadap kompleks roket ini." (Baca juga: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )
Tes ejeksi atau "pop-up" membatasi penembakan pada mesin tahap pertama yang mendorong rudal keluar dari silo ke udara.
Sarmat adalah salah satu senjata strategis baru yang diluncurkan oleh Presiden Vladimir Putin pada tahun 2018. "Berdasarkan kemampuannya, tidak ada senjata pertahanan rudal, bahkan yang paling canggih sekalipun, yang dapat menghalanginya," katanya dan menambahkan bahwa Barat akan dipaksa untuk memperhitungkan Rusia yang dipersenjatai kembali.
Senjata baru lainnya termasuk kendaraan luncur hipersonik Avangard—yang menurut Putin bisa terbang "seperti meteorit atau bola api"—, misil yang diluncurkan dari udara Kinzhal; rudal jelajah bertenaga nuklir; dandronebawah air jarak jauh yang sunyi.
Sarmat akan menjalani tugas tempur di Krasnoyarsk, Siberia, tahun depan.
Tes ejeksi atau "pop-up" membatasi penembakan pada mesin tahap pertama yang mendorong rudal keluar dari silo ke udara.
Sarmat adalah salah satu senjata strategis baru yang diluncurkan oleh Presiden Vladimir Putin pada tahun 2018. "Berdasarkan kemampuannya, tidak ada senjata pertahanan rudal, bahkan yang paling canggih sekalipun, yang dapat menghalanginya," katanya dan menambahkan bahwa Barat akan dipaksa untuk memperhitungkan Rusia yang dipersenjatai kembali.
Senjata baru lainnya termasuk kendaraan luncur hipersonik Avangard—yang menurut Putin bisa terbang "seperti meteorit atau bola api"—, misil yang diluncurkan dari udara Kinzhal; rudal jelajah bertenaga nuklir; dandronebawah air jarak jauh yang sunyi.
Sarmat akan menjalani tugas tempur di Krasnoyarsk, Siberia, tahun depan.
(min)
Lihat Juga :