Rusak 500 Dosis Vaksin COVID-19, Apoteker di AS Ditangkap

Jum'at, 01 Januari 2021 - 18:30 WIB
loading...
Rusak 500 Dosis Vaksin...
Seorang apoteker di AS ditangkap karena merusak 500 dosis vaksin COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Seorang karyawan rumah sakit Grafton, Amerika Serikat (AS) yang mengaku sengaja mengeluarkan 57 botol vaksin virus Corona Moderna dari cold storage - dan dipecat karenanya - telah ditangkap atas tiga tuduhan kejahatan.

Pegawai rumah sakit itu ditangkap pada hari Kamis waktu setempat atas tuduhan tingkat pertama yang direkomendasikan. Ia secara sembrono membahayakan keselamatan nyawa manusia, memalsukan resep obat, dan tindakan kriminal merusak properti. Kesemuanya merupakan tindak pidana. Ia saat ini ditahan di penjara Distrik Ozaukee, namun identitasnya belum dirilis ke publik.

Aurora Health, operasional rumah sakit tempat insiden itu terjadi, mengungkapkan pada hari sebelumnya bahwa apoteker tersebut telah dipecat. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa dia telah secara tidak sengaja meninggalkan botol - masing-masing berisi 10 dosis vaksin - keluar dari lemari es yang dibutuhkan untuk menjaga dalam semalam. Botol-botol itu rusak dan harus "dibuang".

"Apoteker itu kemudian mengakui secara tertulis bahwa dia melakukannya dengan sengaja," kata Aurora Health, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (1/1/2021).

Hal ini mendorong pihak perusahaan untuk memecatnya dan memberi tahu pihak berwenang, termasuk FBI. Belum diketahui motif pelaku melakukan hal itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved