Israel Masih Tak Rela AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke UEA
Kamis, 31 Desember 2020 - 10:34 WIB
loading...
Pesawat jet tempur siluman F-35 Israel. Foto/IDF/Times of Israel
A
A
A
TEL AVIV - Militer Israel mengakui masih ada ketidakrelaan di internalnya atas rencana penjualan jet tempur siluman F-35 oleh Amerika Serikat (AS) kepada Uni Emirat Arab (UEA) .
Washington akan menjual pesawat tempur canggih itu setelah Abu Dhabi melakukan normalisasi hubungan dengan negara Yahudi tersebut. (Baca: Massa di Pakistan Mengamuk dan Bakar Kuil Hindu Berumur Seabad )
Ketidakrelaan militer Zionis itu diungkap Kepala Angkatan Udara Israel Amikam Norkin pada hari Rabu.
"Kurang bagus ada pesawat canggih di wilayah itu. Ini bukan ancaman langsung bagi kami, tetapi ini adalah tren yang akan memengaruhi kami," kata Norkin, yang berbicara di sebuah acara di Weizmann Institute di Rehovot, seperti dilansir Times of Israel, Kamis (31/12/2020).
Tak lama setelah pengumuman keputusan Abu Dhabi untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, muncul laporan bahwa sehubungan dengan perjanjian tersebut, Amerika Serikat—yang menjadi perantara kesepakatan—telah setuju untuk menjual jet tempur generasi kelima ke UEA, setelah bertahun-tahun menolak permintaan untuk melakukannya.
Washington akan menjual pesawat tempur canggih itu setelah Abu Dhabi melakukan normalisasi hubungan dengan negara Yahudi tersebut. (Baca: Massa di Pakistan Mengamuk dan Bakar Kuil Hindu Berumur Seabad )
Ketidakrelaan militer Zionis itu diungkap Kepala Angkatan Udara Israel Amikam Norkin pada hari Rabu.
"Kurang bagus ada pesawat canggih di wilayah itu. Ini bukan ancaman langsung bagi kami, tetapi ini adalah tren yang akan memengaruhi kami," kata Norkin, yang berbicara di sebuah acara di Weizmann Institute di Rehovot, seperti dilansir Times of Israel, Kamis (31/12/2020).
Tak lama setelah pengumuman keputusan Abu Dhabi untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, muncul laporan bahwa sehubungan dengan perjanjian tersebut, Amerika Serikat—yang menjadi perantara kesepakatan—telah setuju untuk menjual jet tempur generasi kelima ke UEA, setelah bertahun-tahun menolak permintaan untuk melakukannya.
Lihat Juga :