Wabah COVID-19 Muncul Lagi, Beijing Lockdown

Kamis, 31 Desember 2020 - 10:02 WIB
loading...
Wabah COVID-19 Muncul...
Seorang pekerja yang memakai masker mendorong gerobak di dekat lokasi konstruksi stasiun kereta bawah tanah, menyusul wabah COVID-19, di Beijing, China, 21 Desember 2020. Foto/REUTERS/Tingshu Wang
A A A
BEIJING - Beijing, Ibu Kota China , me-lockdown 10 area di distrik Shunyi timur laut pada Selasa (29/12/2020) setelah virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 muncul lagi. Ini penutupan pertama di ibu kota tersebut sejak wabah virus corona terakhir pada bulan Juni dan Juli.

Kota tersebut telah melaporkan 16 infeksi dan tiga kasus asimtomatik sejak 18 Desember, ketika kasus awal ditemukan. Sebagian besar kasus terjadi di Shunyi, yang melarang kurir memasuki kompleks perumahan. (Baca: Massa di Pakistan Mengamuk dan Bakar Kuil Hindu Berumur Seabad )

Enam desa, tiga bangunan dan satu zona industri termasuk di antara daerah-daerah yang dikunci. Demikian disampaikan seorang pejabat kota Beijing pada konferensi pers.

Ketika kasus baru Beijing jumlahnya kecill dibandingkan dengan Juni dan Juli, otoritas kota itu telah meningkatkan langkah-langkah untuk mengendalikan virus corona, yang telah muncul di tiga distrik, tempat ratusan ribu penduduk telah dites.

"(Upaya) pencegahan dan pengendalian COVID di ibu kota perlu memulai mode darurat," kata otoritas kota setempat melalui seorang juru bicaranya dalam konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Rabu (30/12/2020).

Pemerintah Beijing membatalkan pertemuan berskala besar seperti pameran kuil dan acara olahraga, serta mengendalikan jumlah peserta acara offline seperti pesta tahunan.

Pada hari Minggu lalu, mereka mengatakan akan meningkatkan jumlah gerbong di sistem metro untuk menyebarkan penumpang, dan membatasi kehadiran di tempat-tempat indah dan tempat hiburan hingga 75 persen dari kapasitasnya. (Baca juga: Perawat AS Disuntik Vaksin Pfizer, 8 Hari Kemudian Malah Positif COVID-19 )

Acara musik live telah dibatalkan, begitu juga pertunjukan pesta gemerlap Hari Tahun Baru. Institusi pendidikan, dari sekolah dasar hingga Universitas Tsinghua yang bergengsi telah melarang masuknya orang luar yang tidak perlu.

Siswa sekolah dasar dan beberapa dari sekolah menengah juga akan memulai liburan musim dingin hingga dua minggu lebih awal bulan depan, periode perjalanan puncak sebelum Tahun Baru Imlek pada pertengahan Februari.

Beijing juga mendesak penduduk untuk tinggal di rumah selama liburan, di mana pejabat di distrik utara Yanqing menyalakan pengeras suara untuk menasihati penduduk agar tidak bepergian ke luar wilayah tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved