Kim Jong-un Gelar Kongres, Pesawat Mata-mata AS Terbang Dekat Korut
Rabu, 30 Desember 2020 - 23:40 WIB
loading...
A
A
A
KTT biasanya diadakan pada musim semi, namun tahun ini bertepatan dengan pelantikan Biden. Ini akan memberi Kim kesempatan untuk mengatur nada agresif atau kooperatif untuk hubungannya dengan pemerintahan AS berikutnya.(Baca juga: Korea Utara Siapkan Kongres Partai di Tengah Meningkatnya Tantangan )
"AS sedang memperhatikan gerakan Korea Utara, termasuk persiapan untuk (kemungkinan) parade militer untuk Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea pada bulan Januari," ujar seorang pejabat militer Korsel yang tidak disebutkan namanya kepada Yonhap.
"Militer AS kemungkinan akan melakukan penerbangan pengintaian yang lebih sering sekitar tanggal kongres," pejabat itu menambahkan seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (30/12/2020).
Ada spekulasi bahwa Kim Jong-un mungkin akan memberikan perintah uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) baru dalam beberapa bulan mendatang untuk menekan pemerintahan Biden dan menekan permintaan Pyongyang untuk pencabutan sanksi.
Korut telah mempertahankan moratorium uji coba nuklir dan ICBM sejak 2017, di tengah penundaan yang mengejutkan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.(Baca juga: Korsel Larang Selebaran Anti-Korut, Pembelot Tak Mau Setop Aksinya )
The Asan Institute for Policy Studies mengatakan dalam sebuah laporan yang diterbitkan minggu ini bahwa Kim Jong-un akan mempertimbangkan memainkan kartu peluncuran ICBM dalam langkah putus asa untuk memecahkan kebuntuan dengan sanksi AS dan pembicaraan bantuan denuklirisasi telah terhenti di bawah Trump.
"AS sedang memperhatikan gerakan Korea Utara, termasuk persiapan untuk (kemungkinan) parade militer untuk Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea pada bulan Januari," ujar seorang pejabat militer Korsel yang tidak disebutkan namanya kepada Yonhap.
"Militer AS kemungkinan akan melakukan penerbangan pengintaian yang lebih sering sekitar tanggal kongres," pejabat itu menambahkan seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (30/12/2020).
Ada spekulasi bahwa Kim Jong-un mungkin akan memberikan perintah uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) baru dalam beberapa bulan mendatang untuk menekan pemerintahan Biden dan menekan permintaan Pyongyang untuk pencabutan sanksi.
Korut telah mempertahankan moratorium uji coba nuklir dan ICBM sejak 2017, di tengah penundaan yang mengejutkan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.(Baca juga: Korsel Larang Selebaran Anti-Korut, Pembelot Tak Mau Setop Aksinya )
The Asan Institute for Policy Studies mengatakan dalam sebuah laporan yang diterbitkan minggu ini bahwa Kim Jong-un akan mempertimbangkan memainkan kartu peluncuran ICBM dalam langkah putus asa untuk memecahkan kebuntuan dengan sanksi AS dan pembicaraan bantuan denuklirisasi telah terhenti di bawah Trump.
Lihat Juga :