13 Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Yaman
Rabu, 30 Desember 2020 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Sumber keamanan setempat mengatakan tiga mortir telah mendarat di aula bandara Aden.(Baca juga: Sadis, Milisi Houthi Pukuli Ibu Hamil Hingga Tewas di Depan Anak-anaknya )
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, mengutuk serangan bandara tersebut. Ia menyebut serangan itu sebagai tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima.
“Saya mengutuk keras serangan di bandara Aden setelah kedatangan Kabinet dan pembunuhan serta banyak warga sipil yang tidak bersalah cedera. Belasungkawa dan solidaritas yang tulus untuk semua yang kehilangan orang yang dicintai,” katanya melalui Twitter.
“Saya mengharapkan kekuatan Kabinet (Yaman) dalam menghadapi tugas-tugas sulit ke depan. Tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima ini merupakan pengingat tragis akan pentingnya membawa Yaman segera kembali ke jalan menuju perdamaian,” tambahnya.
Pemerintahan baru Yaman diumumkan pada 19 Desember lalu. Hal itu tidak terlepas dari perkembangan terbaru negara itu yang mengadopsi Perjanjian Riyadh yang mengatur struktur pembagian kekuasaan antara Dewan Transisi Selatan dan pemerintah Yaman.(Baca juga: Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru )
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, mengutuk serangan bandara tersebut. Ia menyebut serangan itu sebagai tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima.
“Saya mengutuk keras serangan di bandara Aden setelah kedatangan Kabinet dan pembunuhan serta banyak warga sipil yang tidak bersalah cedera. Belasungkawa dan solidaritas yang tulus untuk semua yang kehilangan orang yang dicintai,” katanya melalui Twitter.
“Saya mengharapkan kekuatan Kabinet (Yaman) dalam menghadapi tugas-tugas sulit ke depan. Tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima ini merupakan pengingat tragis akan pentingnya membawa Yaman segera kembali ke jalan menuju perdamaian,” tambahnya.
Pemerintahan baru Yaman diumumkan pada 19 Desember lalu. Hal itu tidak terlepas dari perkembangan terbaru negara itu yang mengadopsi Perjanjian Riyadh yang mengatur struktur pembagian kekuasaan antara Dewan Transisi Selatan dan pemerintah Yaman.(Baca juga: Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru )
(ber)
Lihat Juga :