WHO Peringatkan Akan Ada Pandemi COVID-19 yang Lebih Parah

Rabu, 30 Desember 2020 - 04:12 WIB
loading...
A A A
Ketika berbicara tentang vaksin, Ryan meramalkan bahwa vaksinasi massal kemungkinan besar akan menurunkan virus menjadi ancaman tingkat rendah lainnya. Ia mencontohkan polio dan campak, penyakit yang bisa dikendalikan dengan bantuan vaksin.

Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa vaksin tidak dapat menjamin bahwa penyakit menular akan dimusnahkan atau diberantas.

Komentar itu muncul ketika strain mutan baru COVID-19 ditemukan awal bulan ini di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) yang telah menyebar ke lebih dari selusin negara.(Baca juga: Tidak Hanya di Inggris, Mutasi Baru COVID-19 Juga Muncul di Afsel )

Kata-kata Dr. Ryan dibenarkan oleh kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang telah memperingatkan bahwa lebih banyak masalah diperkirakan terjadi di tahun mendatang, mengacu pada varietas baru COVID-19. Ia mengatakan WHO bekerja sama dengan para ilmuwan di seluruh dunia untuk lebih memahami setiap perubahan virus.

Minggu ini tepat setahun sejak WHO mengetahui kasus pneumonia dengan penyebab yang tidak diketahui di kota Wuhan di China, yang kemudian ditemukan sebagai COVID-19. Virus ini telah menginfeksi lebih dari 81 juta orang dan membunuh lebih dari 1,7 juta orang.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
WHO Cabut Status Covid-19...
WHO Cabut Status Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved