Iran Bantah Terlibat Serangan Kedubes AS, Sebut Trump Ketakutan
Rabu, 30 Desember 2020 - 03:32 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Shamkhani, mengirimkan pesan kepada AS melalui cuitannya di Twitter.
"Mobilitas #USMilitary yang meningkat di kawasan itu menunjukkan pembangkangan & ketakutan karena kejahatan masa lalu yang meningkatkan entropi ketidakamanan & menyebabkan kesalahpahaman yang berbahaya," cuit pejabat senior Iran itu.
"Keamanan di kawasan hanya dapat dicapai melalui penghapusan pasukan asing anti-ketidakstabilan," imbuhnya.
Sebelumnnya Presiden AS Donald Trump mengancam Iran setelah rentetan serangan roket menghujani kompleks Kedutaan Besar AS di Zona Hijau.
"Kedutaan kami di Baghdad dihantam hari Minggu oleh beberapa roket. Tiga roket gagal diluncurkan. Tebak dari mana asalnya: Iran. Sekarang kami mendengar obrolan tentang serangan tambahan terhadap orang Amerika di Irak," tulis Trump.
"Mobilitas #USMilitary yang meningkat di kawasan itu menunjukkan pembangkangan & ketakutan karena kejahatan masa lalu yang meningkatkan entropi ketidakamanan & menyebabkan kesalahpahaman yang berbahaya," cuit pejabat senior Iran itu.
"Keamanan di kawasan hanya dapat dicapai melalui penghapusan pasukan asing anti-ketidakstabilan," imbuhnya.
Sebelumnnya Presiden AS Donald Trump mengancam Iran setelah rentetan serangan roket menghujani kompleks Kedutaan Besar AS di Zona Hijau.
"Kedutaan kami di Baghdad dihantam hari Minggu oleh beberapa roket. Tiga roket gagal diluncurkan. Tebak dari mana asalnya: Iran. Sekarang kami mendengar obrolan tentang serangan tambahan terhadap orang Amerika di Irak," tulis Trump.
Lihat Juga :