Gempa Guncang Kroasia, Slovenia Setop Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Selasa, 29 Desember 2020 - 21:47 WIB
loading...
Gempa Guncang Kroasia,...
Kerusakan terjadi akibat gempa di Sisak, Kroasia. Foto/REUTERS
A A A
ZAGREB - Gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang kota di Kroasia tengah pada Selasa (29/12), menewaskan seorang anak, melukai banyak orang dan menghancurkan rumah-rumah.

Tim penyelamat mencoba menarik orang dari puing-puing bangunan yang runtuh dan tentara dikirim untuk membantu penyelamatan korban.

GFZ German Research Center for Geosciences mengatakan gempa terjadi pada kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di kota Petrinja, 50 km di selatan ibu kota Kroasia, Zagreb.

Kepala layanan medis darurat di Sisak, Tomislav Fabijanic, mengatakan banyak orang terluka di Petrinja dan Sisak.

“Ada yang patah tulang, ada yang gegar otak dan ada yang harus dioperasi,” papar dia. (Baca Juga: India Temukan Enam Kasus Varian Baru Virus Corona)

Perdana Menteri Adrej Plenkovic, yang bergegas ke Petrinja, berkata, “Kami mendapat informasi bahwa seorang gadis tewas. Kami tidak memiliki informasi lain tentang korban." (Lihat Infografis: Dai kondang Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym positif Covid-19)

“Tentara ada di sini untuk membantu. Kami harus memindahkan beberapa orang dari Petrinja karena tidak aman berada di sini,” ujar Plenkovic. (Lihat Video: Terpapar Positif Covid19, KH Abdullah Gymnastiar Mohon Jamaah Mendoakannya)

Saluran berita N1 mengutip seorang pejabat kota Petrinja yang mengatakan seorang anak berusia 12 tahun telah tewas, tetapi tidak memberikan rincian.



Laporan media menunjukkan rekaman penyelamatan di Petrinja. Para penyelamat menarik seorang pria dan seorang anak dari puing-puing. Keduanya masih hidup.

Rekaman lain menunjukkan satu rumah dengan atap ambruk. Reporter mengatakan dia tidak tahu apakah ada orang di dalamnya.

N1 juga melaporkan, satu bangunan taman kanak-kanak hancur akibat gempa tersebut tetapi tidak ada anak di dalamnya. “Situasi sulit terjadi di rumah jompo di daerah Petrinja,” papar laporan itu.

Seorang pekerja yang sedang memperbaiki atap di satu desa di luar Petrinja mengatakan kepada N1 bahwa gempa tersebut membuatnya jatuh ke tanah. “Sembilan dari 10 rumah di desa itu hancur,” ujar dia.

Gempa juga bisa dirasakan di Zagreb, di mana orang-orang bergegas lari ke jalanan yang dipenuhi genteng rusak dan puing-puing lainnya.

Gempa juga dirasakan di negara tetangga Bosnia dan Serbia.

Di negara tetangga Slovenia, kantor berita STA mengatakan satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir di negara itu, yang berjarak 100 km dari pusat gempa, ditutup sebagai tindakan pencegahan.

Pembangkit listrik tenaga nuklir Paks Hongaria mengatakan mereka belum menghentikan operasional meskipun gempa telah dirasakan di sana.

Pada Senin, gempa bumi berkekuatan 5,2 SR mengguncang Kroasia tengah, juga dekat Petrinja. Pada bulan Maret, gempa bumi berkekuatan 5,3 SR melanda Zagreb menyebabkan satu kematian dan melukai 27 orang.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved