Pria Israel Meninggal Dua Jam setelah Disuntik Vaksin COVID-19
Selasa, 29 Desember 2020 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Levy mencatat bahwa temuan awal tidak menunjukkan hubungan antara kematian pria tersebut dan vaksinasi.
Israel berharap akan melakukan vaksinasi setidaknya terhadap 150.000 orang per hari, dan menyerukan kepada masyarakat untuk mematuhi pembatasan terkait pencegahan penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. (Baca juga: Heboh Video Menghina Lagu Indonesia Raya, Ini Respons Malaysia )
"Saya berharap dalam sebulan, jutaan orang akan menerima dosis pertama mereka, jika bukan yang kedua," kata Levy kepada lembaga penyiaran publik, Kan.
Levy juga mengatakan bahwa populasi berisiko sebagian besar harus divaksinasi dengan dua dosis vaksin yang diperlukan di beberapa titik pada bulan Februari.
“Tapi itu semua tergantung pada dua hal—pertama bahwa Pfizer dan Moderna akan dapat meningkatkan pasokan vaksin ke Israel. Dan yang kedua tentu saja masyarakat datang untuk diinokulasi," kata Levy.
Israel berharap akan melakukan vaksinasi setidaknya terhadap 150.000 orang per hari, dan menyerukan kepada masyarakat untuk mematuhi pembatasan terkait pencegahan penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. (Baca juga: Heboh Video Menghina Lagu Indonesia Raya, Ini Respons Malaysia )
"Saya berharap dalam sebulan, jutaan orang akan menerima dosis pertama mereka, jika bukan yang kedua," kata Levy kepada lembaga penyiaran publik, Kan.
Levy juga mengatakan bahwa populasi berisiko sebagian besar harus divaksinasi dengan dua dosis vaksin yang diperlukan di beberapa titik pada bulan Februari.
“Tapi itu semua tergantung pada dua hal—pertama bahwa Pfizer dan Moderna akan dapat meningkatkan pasokan vaksin ke Israel. Dan yang kedua tentu saja masyarakat datang untuk diinokulasi," kata Levy.
(min)
Lihat Juga :