Rusia Dicurigai Garap Proyek 'Senjata Kiamat' yang Libatkan Virus Ebola
Senin, 28 Desember 2020 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
“Moskow telah berulang kali menunjukkan kemauan dan kemampuan menggunakan senjata seperti Novichok, bahkan di jalanan Inggris Raya. Ini meningkatkannya satu tingkat," paparnya.
"Ini bisa berarti Rusia berpotensi meningkatkan penelitian tentang Ebola dan Marburg dan melihat kematiannya sebagai senjata," imbuh dia.
Penyelidik dari organisasi nirlaba OpenFacto mengatakan mereka telah menemukan Kementerian Pertahanan Rusia memiliki unit rahasia yang disebut Institut Penelitian Pusat ke-48 yang dikhususkan untuk mempelajari patogen "langka dan mematikan".
Itu berafiliasi dengan 33rd Central Research Institute, yang mengembangkan Novichok.
OpenFacto mengatakan keduanya telah diberi sanksi oleh Amerika Serikat. "Karena kemungkinan melakukan penelitian untuk senjata biologis," kata organisasi tersebut. (Baca juga: Ayah Sewa 5 Pembunuh Bayaran untuk Habisi Anaknya yang Kelewat Nakal )
Organisasi itu mengklaim bahwa Institut Penelitian Pusat ke-48 telah memasok data ke Unit 68240 FSB, organisasi di belakang proyek senjata Toledo.
"Ini bisa berarti Rusia berpotensi meningkatkan penelitian tentang Ebola dan Marburg dan melihat kematiannya sebagai senjata," imbuh dia.
Penyelidik dari organisasi nirlaba OpenFacto mengatakan mereka telah menemukan Kementerian Pertahanan Rusia memiliki unit rahasia yang disebut Institut Penelitian Pusat ke-48 yang dikhususkan untuk mempelajari patogen "langka dan mematikan".
Itu berafiliasi dengan 33rd Central Research Institute, yang mengembangkan Novichok.
OpenFacto mengatakan keduanya telah diberi sanksi oleh Amerika Serikat. "Karena kemungkinan melakukan penelitian untuk senjata biologis," kata organisasi tersebut. (Baca juga: Ayah Sewa 5 Pembunuh Bayaran untuk Habisi Anaknya yang Kelewat Nakal )
Organisasi itu mengklaim bahwa Institut Penelitian Pusat ke-48 telah memasok data ke Unit 68240 FSB, organisasi di belakang proyek senjata Toledo.
Lihat Juga :