Rusia Dicurigai Garap Proyek 'Senjata Kiamat' yang Libatkan Virus Ebola
Senin, 28 Desember 2020 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
"Sebagian besar negara besar dapat mengembangkan virus yang panas dan sangat mematikan ini. Tapi mereka melakukan ini secara defensif," kata Bruce Jones, pakar tentang Rusia yang berbasis di Inggris.
“Pada akhir Perang Dingin, Rusia mundur dari kesepakatan apa pun terkait dengan persenjataan mereka," ujarnya.
“Perbedaan antara Rusia dan Barat adalah bahwa mereka memiliki bentuk untuk menggunakan hal semacam ini sebagai senjata, seperti yang kita lihat dalam serangan Novichok Salisbury," katanya.
Sejauh ini, Rusia belum berkomentar atas laporan tersebut. Moskow juga selama ini menyangkal melakukan serangan racun Novichok di Salisbury.
“Pada akhir Perang Dingin, Rusia mundur dari kesepakatan apa pun terkait dengan persenjataan mereka," ujarnya.
“Perbedaan antara Rusia dan Barat adalah bahwa mereka memiliki bentuk untuk menggunakan hal semacam ini sebagai senjata, seperti yang kita lihat dalam serangan Novichok Salisbury," katanya.
Sejauh ini, Rusia belum berkomentar atas laporan tersebut. Moskow juga selama ini menyangkal melakukan serangan racun Novichok di Salisbury.
(min)
Lihat Juga :