Trump Obral Grasi, dari 'Penjahat Perang' Blackwater Hingga 'Penjahat' Kongres

Rabu, 23 Desember 2020 - 19:13 WIB
loading...
A A A
Di antara mereka yang diampuni adalah empat mantan kontraktor keamanan Blackwater, sebuah perusahaan militer swasta, yang dihukum karena membunuh warga sipil Irak dalam Pembantaian Nisour Square 2007 di Baghdad.

Nicholas Slatten, Paul Slough, Evan Liberty dan Dustin Heard diampuni atas desakan sembilan anggota Kongres dan seorang mantan perwira Lintas Udara yang menjadi pembawa acara Fox News seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (23/12/2020). (Baca juga: Berbeda dengan Pompeo, Trump Tuding China Dalang Serangan Siber AS )

Sekedar informasi, mantan CEO Blackwater Erik Prince adalah saudara dari Menteri Pendidikan Betsy DeVos. Dia menjual sahamnya di perusahaan pada 2010 menyusul kontroversi tersebut.

Bulan lalu, Trump memaafkan Jenderal Michael Flynn, penasihat keamanan nasional pertamanya yang didesak untuk mengundurkan diri oleh laporan palsu tentang kontak yang tidak pantas dengan Rusia. Ia kemudian dituntut oleh Mueller karena diduga berbohong kepada FBI dan diseret ke pengadilan bahkan setelah Departemen Kehakiman memutuskan untuk membatalkan dakwaannya.

Ada seruan yang berkembang agar Trump mengampuni pendiri WikiLeaks Julian Assange, yang saat ini menunggu ekstradisi di London, serta whistleblower NSA Edward Snowden. Namun kedua nama itu tidak disebutkan dalam pengumuman grasi tersebut.(Baca juga: Jelang Lengser, Trump dan Raja Salman Bahas Krisis Qatar vs 4 Negara Arab )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved