Trump Obral Grasi, dari 'Penjahat Perang' Blackwater Hingga 'Penjahat' Kongres

Rabu, 23 Desember 2020 - 19:13 WIB
loading...
Trump Obral Grasi, dari...
Presiden AS Donald Trump memberikan grasi kepada 15 orang. Foto/CBS46
A A A
WASHINGTON - Dua orang yang terperangkap dalam penyelidikan 'Rusiagate', tiga mantan anggota Kongres, dan empat tentara bayaran Blackwater yang dihukum karena membunuh warga sipil Irak telah menerima pengampunan (grasi) atauganti rugidari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump .

Trump mengumumkan dia akan mengampuni 15 orang dan meringankan hukuman lima orang lagi pada Selasa malam waktu setempat, menjelang liburan Natal - waktu tradisional untuk grasi presiden di AS.

Di antara mereka yang mendapatkan pengampunan penuh adalah ajudan kampanye Trump George Papadopoulos dan pengacara Belanda Alex Van Der Zwaan. Keduanya dipenjara karena diduga berbohong kepada FBI oleh jaksa Penasihat Khusus Robert Mueller dalam penyelidikan dugaan hubungan Trump dengan Rusia, yang tidak menemukan bukti.



Mantan anggota parlemen Partai Republik Chris Collins dan Duncan Hunter, yang masing-masing mengaku bersalah atas perdagangan orang dalam dan penyalahgunaan dana kampanye, diberi pengampunan penuh. Seorang lainnya, mantan anggota Kongres Texas Steve Stockman, mendapat hukuman karena penyalahgunaan dana amal hukumannya diubah ke waktu bertugas, tetapi masih harus membayar ganti rugi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved