Tidak Hanya di Inggris, Mutasi Baru COVID-19 Juga Muncul di Afsel
Selasa, 22 Desember 2020 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Afsel baru-baru ini memasuki gelombang kedua infeksi COVID-19, yang memicu dikeluarkannya peraturan baru guna mencoba memperlambat penyebaran penyakit, termasuk penutupan beberapa pantai utama.
Para ahli mengatakan mutasi pada virus tidak jarang terjadi. Tidak jelas pada tahap ini apakah varian baru tersebut lebih mematikan atau tidak.
Para ilmuwan mengatakan diperlukan lebih banyak penelitian tentang ini, dan juga apakah mutasi dapat mengurangi keefektifan vaksin.
Pejabat kesehatan telah mengulangi seruan agar orang-orang terus mengikuti protokol pencegahan COVID yang sama sampai varian baru virus ini diketahui lebih banyak.(Baca juga: WHO Mengaku Tengah Pelajari Mutasi Covid-19 di Inggris )
Beberapa negara kini telah melarang penerbangan dari Afsel dan Inggris termasuk Jerman dan Swiss. Sedangkan El Salvador telah melarang setiap pelancong yang berada di Inggris dan Afsel dalam 30 hari terakhir.
Para ahli mengatakan mutasi pada virus tidak jarang terjadi. Tidak jelas pada tahap ini apakah varian baru tersebut lebih mematikan atau tidak.
Para ilmuwan mengatakan diperlukan lebih banyak penelitian tentang ini, dan juga apakah mutasi dapat mengurangi keefektifan vaksin.
Pejabat kesehatan telah mengulangi seruan agar orang-orang terus mengikuti protokol pencegahan COVID yang sama sampai varian baru virus ini diketahui lebih banyak.(Baca juga: WHO Mengaku Tengah Pelajari Mutasi Covid-19 di Inggris )
Beberapa negara kini telah melarang penerbangan dari Afsel dan Inggris termasuk Jerman dan Swiss. Sedangkan El Salvador telah melarang setiap pelancong yang berada di Inggris dan Afsel dalam 30 hari terakhir.
(ber)
Lihat Juga :