WHO Sebut Varian Baru COVID-19 Tidak Lebih Mematikan
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan dari WHO datang setelah penemuan jenis COVID-19 baru memicu kepanikan di Eropa dan sekitarnya. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa mutasi baru tersebut diduga 70 persen lebih menular, saat ia mengumumkan penguncian 'Tingkat 4' yang ketat untuk area yang mengalami peningkatan tajam infeksi baru.
Setelah pengumuman tersebut, banyak negara, termasuk Belanda, Belgia, Italia, Prancis, Jerman, Polandia, dan Rusia menangguhkan semua perjalanan ke dan dari Inggris. Negara lain seperti Argentina dan Chili segera mengikuti, sementara Turki dan Arab Saudi melangkah lebih jauh dan memotong semua perjalanan ke luar negeri sama sekali.(Baca juga: Mutasi Baru COVID-19: Ini 40 Negara Larang Turis asal Inggris, Indonesia Belum )
Sementara itu, ahli virologi Jerman ternama Christian Drosten mengatakan bahwa kepanikan atas virus baru itu tampaknya terlalu dini, karena tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa virus itu memang sangat menular atau bertanggung jawab atas peningkatan tajam kasus baru di Inggris.
Setelah pengumuman tersebut, banyak negara, termasuk Belanda, Belgia, Italia, Prancis, Jerman, Polandia, dan Rusia menangguhkan semua perjalanan ke dan dari Inggris. Negara lain seperti Argentina dan Chili segera mengikuti, sementara Turki dan Arab Saudi melangkah lebih jauh dan memotong semua perjalanan ke luar negeri sama sekali.(Baca juga: Mutasi Baru COVID-19: Ini 40 Negara Larang Turis asal Inggris, Indonesia Belum )
Sementara itu, ahli virologi Jerman ternama Christian Drosten mengatakan bahwa kepanikan atas virus baru itu tampaknya terlalu dini, karena tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa virus itu memang sangat menular atau bertanggung jawab atas peningkatan tajam kasus baru di Inggris.
(ber)
Lihat Juga :