AS Gertak Iran dengan Kapal Selam Nuklir Bersenjata Rudal Tomahawk
Selasa, 22 Desember 2020 - 06:11 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa pejabat AS telah menyatakan keprihatinan bahwa Iran kemungkinan menggunakan peringatan setahun pembunuhan Jenderal Qasem Solemani untuk melakukan serangan terhadap kepentingan AS.
Angkatan Laut AS jarang membahas pergerakan kapal selamnya, tetapi pengumuman hari Senin mencakup rincian tentang kemampuan kapal tersebut, yakni kemampuannya untuk membawa hingga 154 rudal jelajah Tomahawk. (Baca juga: Dulu Sembunyi-sembunyi, Kini Ornamen Natal Dijual Terbuka di Arab Saudi )
Laporan terbaru dari serangan di kompleks kedutaan AS di Baghdad menyebutkan ada delapan roket yang ditembakkan. Serangan itu menyebabkan kerusakan pada bangunan dan mobil di daerah pemukiman dekat Kedutaan Besar AS. Kompleks Kedutaan Besar AS mengalami sedikit kerusakan, tetapi tidak ada personel kedutaan yang terluka.
Militer Irak mengatakan seorang tentara Irak terluka ketika sebuah roket mendarat di dekat pos pemeriksaan keamanan.
"Amerika Serikat mengutuk keras serangan terbaru oleh milisi yang didukung Iran di Zona Internasional di Baghdad," kata Pompeo dalam pernyataan hari Minggu. "Kami berharap mereka yang terluka segera sembuh."
Angkatan Laut AS jarang membahas pergerakan kapal selamnya, tetapi pengumuman hari Senin mencakup rincian tentang kemampuan kapal tersebut, yakni kemampuannya untuk membawa hingga 154 rudal jelajah Tomahawk. (Baca juga: Dulu Sembunyi-sembunyi, Kini Ornamen Natal Dijual Terbuka di Arab Saudi )
Laporan terbaru dari serangan di kompleks kedutaan AS di Baghdad menyebutkan ada delapan roket yang ditembakkan. Serangan itu menyebabkan kerusakan pada bangunan dan mobil di daerah pemukiman dekat Kedutaan Besar AS. Kompleks Kedutaan Besar AS mengalami sedikit kerusakan, tetapi tidak ada personel kedutaan yang terluka.
Militer Irak mengatakan seorang tentara Irak terluka ketika sebuah roket mendarat di dekat pos pemeriksaan keamanan.
"Amerika Serikat mengutuk keras serangan terbaru oleh milisi yang didukung Iran di Zona Internasional di Baghdad," kata Pompeo dalam pernyataan hari Minggu. "Kami berharap mereka yang terluka segera sembuh."
Lihat Juga :