Mutasi Covid-19 Menyebar, Dunia Isolasi Inggris

Selasa, 22 Desember 2020 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Menkes Inggris, Matt Hancock, memperingatkan varian baru Covid-19 itu 70% lebih mudah menular dan berada di luar kendali. Kasus terbanyak ditemukan di London dan bagian tenggara Inggris. Meski lebih mudah dan lebih cepat menular, sejauh ini, para ahli kesehatan tak dapat memastikan virus itu lebih mematikan.

Johnson juga mengaku tidak mengetahui semematikan apa virus tersebut. "Tim WHO telah berkunjung untuk membantu penelitian. Sejauh ini, tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan mutasi virus ini lebih mematikan, lebih buruk, atau membuat vaksin menjadi tidak efektif dalam melawan Covid-19," kata Johnson.

Bahkan, Menkes Jerman Jens Spahn optimis vaksin Covid-19 masih efektif. "Setahu saya setelah berbincang dengan para ahli dan pemerintah Eropa, vaksin tetap akan bekerja efektif," katanya. Pemerintah Inggris kini melockdown London setelah jumlah pasien baru akibat mutasi Covid-19 mencapai 62%.

Atas kondisi tersebut, jutaan warga Inggris terdampar dan dipaksa membatalkan acara perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, termasuk mudik atau traveling. Pemerintah Inggris berjanji untuk memberikan ganti rugi. Menteri Transportasi Grant Shapps mengatakan polisi telah diterjunkan untuk mengurai kemacetan.

"Saya juga ingin memastikan pengiriman vaksin Covid-19 dari Belgia tidak akan terganggu," kata Shapp.

Kepala Eksekutif Federasi Makanan dan Minuman Inggris, Ian Wright, juga mengimbau masyarakat tidak berlebihan memasok makanan. Dia meminta masyarakat tetap tenang karena pergerakan barang tidak terdampak.(muh shamil)
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved