Kremlin Ungkap Alasan Vaksin Rusia Tidak Diminati Barat

Selasa, 22 Desember 2020 - 01:44 WIB
loading...
Kremlin Ungkap Alasan...
Kremlin mengatakan, ini bukan mengenai kualitas, tapi hanya karena persaingan yang kurang sehat. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kremlin angkat bicara mengenai mengapa vaksin Rusia tidak terlalu dilirik oleh negara-negara Barat. Kremlin mengatakan, ini bukan mengenai kualitas, tapi hanya karena persaingan yang kurang sehat.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa vaksin buatan Rusia memiliki kualitas yang sangat baik. Tapi, karena negara-negara lain juga mengembangkan vaksin mereka sendiri, maka atas dasar persaingan, vaksin Rusia dikesampingkan, agar vaksin buatan mereka laku. ( Baca juga: Vaksin China Disebut Paling Jelek, Begini Reaksi Pemerintah )

"Vaksin Rusia tidak populer di Barat secara umum. Bukan karena buruk, tapi karena menjadi terlalu bagus. Ini sangat sederhana, ini persaingan dan persaingan tidak selalu adil," ucapnya, seperti dilansir Tass pada Selasa (22/12/2020).

Pada 11 Agustus, Rusia adalah yang pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Covid-19 bernama Sputnik V, yang dikembangkan oleh Pusat Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya.

Lalu, beberapa waktu lalu, vaksin kedua Rusia, yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Virologi dan Vektor Bioteknologi juga telah didaftarkan. ( Baca juga: Ini Klarifikasi Pemerintah tentang Pemberitaan Sinovac )

Vaksin ketiga, yang dibuat oleh Chumakov Federal Scientific Center for Research and Development of Immune-and-Biological Products of Russian Academy of Sciences juga rencananya akan akan segera didaftarkan.

Rusia sendiri diketahui telah menggunakan vaksin buatan mereka secara luas, dalam kampanye vaksinasi massal yang dilakukan di Moskow dan beberapa kota lain, yang sudah berlangsung sejak pekan lalu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved