Turki: Penerapan Sanksi Merusak Aliansi Washington dan Ankara

Rabu, 16 Desember 2020 - 17:43 WIB
loading...
Turki: Penerapan Sanksi...
Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar mengecam sanksi AS terhadap Turki atas pengadaan sistem pertahanan S-400 buatan Rusia, menyebutnya rusak aliansi kedua negara. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Menteri Pertahanan Turki , Hulusi Akar mengecam sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Turki atas pengadaan sistem pertahanan S-400 buatan Rusia. Akar menyebut, sanksi ini merusak nilai-nilai aliansi antara kedua sekutu NATO tersebut.

Kementerian Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap Presidensi Industri Pertahanan Turki (SSB) pada hari Senin atas pengadaan sistem rudal anti-pesawat S-400, serta pembekuan aset dan pembatasan visa pada ketuanya.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan, AS tidak akan mentoleransi transaksi signifikan dengan sektor pertahanan dan intelijen Rusia. Dia mendesak Turki untuk segera menyelesaikan masalah S-400.

"Kami mengutuk keputusan ini, yang tidak sesuai dengan aliansi militer saat ini, atau realitas politik," kata Akar dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (16/12/2020).( Baca juga: Disanksi AS karena Beli S-400 Rusia, Turki Dibela Iran )

“Sanksi ini telah merongrong semua nilai aliansi antar negara kita. Namun, upaya untuk menjamin pertahanan dan keamanan negara kita dan bangsa luhur kita akan terus berlanjut dengan tekad,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved