Jerman Mulai Vaksinasi COVID-19 Pekan Depan setelah Persetujuan Eropa

Rabu, 16 Desember 2020 - 03:03 WIB
loading...
Jerman Mulai Vaksinasi...
Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn. Foto/Anadolu
A A A
BERLIN - Jerman dapat memulai vaksinasi COVID-19 sebelum akhir bulan ini jika regulator Eropa menyetujui vaksin Pfizer dan BioNTech pekan depan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Jerman Jens Spahn menyatakan berbagai laporan media yang menunjukkan Badan Pengobatan Eropa (EMA) akan memberi lisensi vaksin BioNTech pada 23 Desember adalah "kabar baik" untuk semua.

“Otoritas kesehatan Jerman telah membuat semua persiapan dan siap untuk memulai imunisasi antara maksimal dua hingga empat hari setelah otorisasi yang diharapkan dari EMA,” papar Spahn, dilansir Anadolu.

Dikembangkan di Jerman, vaksin BioNTech dan Pfizer telah menerima otorisasi penggunaan darurat di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

AS dan Inggris telah mulai memvaksinasi kelompok populasi prioritas. (Baca Juga: Saudi Deklarasikan Kemenangan atas Covid-19)

Jerman memiliki jumlah infeksi virus corona tertinggi kelima di Eropa, setelah Prancis, Spanyol, Inggris, dan Italia. (Lihat Infografis: Media Israel: Indonesia Ingin Normalisasi Hubungan dengan Israel)

Negara-negara maju terus mengupayakan penyediaan vaksin untuk seluruh populasinya. (Lihat Video: Kasus Rizieq Shihab, Bupati Bogor Dicecar 50 Pertanyaan)



Sayangnya, negara-negara paling miskin dikhawatirkan tidak mendapat vaksin karena semua stok sudah dipesan oleh negara-negara kaya.



Negara yang berhasil mengembangkan vaksin COVID-19 sendiri telah mulai vaksinasi warganya, seperti yang dilakukan Rusia.

Moskow juga menjual vaksin buatannya itu ke negara-negara lain.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Gaza Harus Diperlakukan...
Gaza Harus Diperlakukan seperti Jepang dan Jerman setelah PD II
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved