AS akan Mulai Vaksinasi Covid-19 pada Awal Pekan Depan
Minggu, 13 Desember 2020 - 13:35 WIB
loading...
Jenderal Angkatan Darat AS, Gustave Perna mengatakan, vaksinasi Covid-19 di AS, dengan menggunakan vaksin Pfizer akan dilakukan pada hari Senin. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Jenderal Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) , Gustave Perna mengatakan, vaksinasi Covid-19 di AS, dengan menggunakan vaksin Pfizer akan dilakukan pada hari Senin. Perna menyebut Angkatan Darat AS dan sejumlah mitranya akan memulai pengiriman vaksin itu ke negara bagian paling terdampak.
Perna mengatakan, petugas kesehatan dan lansia di fasilitas perawatan jangka panjang diharapkan menjadi penerima utama dari gelombang pertama vaksinasi. Vaksinasi terhadap petugas kesehatan, jelasnya, paling cepat dilakukan pada Senin dan penghuni panti jompo pada akhir pekan depan.
"Meskipun persiapan berbulan-bulan, pendistribusian dan pemberian vaksin kepada sebanyak 330 juta penerima merupakan tantangan logistik yang besar. Vaksin memiliki persyaratan pengiriman yang rumit dan harus disimpan pada suhu -70 Celcius," ucap Perna.( Baca juga: Bio Farma sebut Belum Ada Layanan Pre Order Vaksinasi COVID-19 Jalur Mandiri )
"Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami tidak mengambil putaran kemenangan. Kami tahu jalan di depan kami akan sulit," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Minggu (13/12/2020).
Dia menuturkan, vaksin Pfizer yang dikembangkan bersama dengan perusahaan Jerman, BioNTech akan dikirimkan ke 145 lokasi di seluruh AS pada esok hari.
Perna mengatakan, petugas kesehatan dan lansia di fasilitas perawatan jangka panjang diharapkan menjadi penerima utama dari gelombang pertama vaksinasi. Vaksinasi terhadap petugas kesehatan, jelasnya, paling cepat dilakukan pada Senin dan penghuni panti jompo pada akhir pekan depan.
"Meskipun persiapan berbulan-bulan, pendistribusian dan pemberian vaksin kepada sebanyak 330 juta penerima merupakan tantangan logistik yang besar. Vaksin memiliki persyaratan pengiriman yang rumit dan harus disimpan pada suhu -70 Celcius," ucap Perna.( Baca juga: Bio Farma sebut Belum Ada Layanan Pre Order Vaksinasi COVID-19 Jalur Mandiri )
"Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami tidak mengambil putaran kemenangan. Kami tahu jalan di depan kami akan sulit," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Minggu (13/12/2020).
Dia menuturkan, vaksin Pfizer yang dikembangkan bersama dengan perusahaan Jerman, BioNTech akan dikirimkan ke 145 lokasi di seluruh AS pada esok hari.
Lihat Juga :